Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinHEADLINE

Lima Hari Air Bersih Terganggu, Dirut PTAM Bandarmasih Kawal Distribusi ke Warga Kelayan

×

Lima Hari Air Bersih Terganggu, Dirut PTAM Bandarmasih Kawal Distribusi ke Warga Kelayan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260830 105834

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Gangguan distribusi air bersih selama lima hari berdampak terhadap sekitar 180 kepala keluarga (KK) di Jalan Kelayan B RT 09/01, Kelurahan Kelayan Barat, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Warga kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari karena aliran air perpipaan tidak berjalan normal. Kondisi tersebut mendapat penanganan sementara melalui layanan tangki air bersih PTAM Bandarmasih yang tiba di lokasi pada Sabtu (29/8/2026).

Kalimantan Post

Sebelumnya, Ketua RT 09/01 memesan layanan tangki melalui WhatsApp dan nomor layanan PTAM Bandarmasih pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Pasokan air tiba sekitar pukul 10.50 WITA dan langsung didistribusikan kepada warga.

Antrean warga terlihat saat mengambil air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Meski sempat mengalami keresahan akibat terganggunya pasokan selama beberapa hari, proses pembagian berlangsung tertib.

Yang menarik perhatian, Direktur Utama PTAM Bandarmasih, Zulbaidi, hadir langsung di lokasi. Ia turut mengawal distribusi air bersih kepada warga Kelayan RT 09 dan sekitarnya.

Kehadiran orang nomor satu di PTAM Bandarmasih itu menjadi perhatian warga, mengingat gangguan pelayanan belum sepenuhnya teratasi.

Saat ditanya kapan distribusi air bersih kepada pelanggan kembali normal, Zulbaidi menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan kemarau dan ketersediaan air baku.

“Sampai kemarau kita terlewati dan air baku kembali normal,” ujar Zulbaidi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemulihan distribusi tidak hanya berkaitan dengan jaringan pelayanan, tetapi juga sangat dipengaruhi kondisi sumber air baku selama musim kemarau.

Bagi warga, pasokan melalui tangki menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Namun, harapan utama tetap kembalinya aliran air perpipaan secara normal dan berkelanjutan.

Gangguan hingga lima hari menjadi perhatian karena air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Warga berharap penanganan darurat tetap dilakukan selama kondisi air baku belum pulih, disertai informasi yang jelas mengenai perkembangan pelayanan.

Baca Juga :  Tiga Tahun tak Beroperasi, Wali Kota Banjarmasin Minta RPU Basirih Segera Dihidupkan

Distribusi air tangki yang dikawal langsung jajaran PTAM Bandarmasih setidaknya membantu meringankan kebutuhan warga di tengah belum normalnya pasokan.

Hingga proses distribusi selesai, situasi di lokasi berlangsung aman, tertib, dan terkendali.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan