Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Akses Mantuil – Banjar Terputus, Polisi Siapkan Perahu Gratis untuk Warga

×

Akses Mantuil – Banjar Terputus, Polisi Siapkan Perahu Gratis untuk Warga

Sebarkan artikel ini
IMG 20260831 175311 e1788170036497

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Ambruknya Jembatan Sakaharang yang menghubungkan Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, dengan wilayah Kabupaten Banjar membuat akses transportasi darat di kawasan tersebut terputus total.

Jembatan tersebut ambruk setelah dilintasi sebuah truk bermuatan batu pada Minggu (30/8/2026). Kondisi itu sontak mengganggu mobilitas masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut.

Kalimantan Post

Merespons kejadian itu, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin bersama Kasat Polairud Kompol Dading Kalbu Adie dan Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus Lirens turun langsung meninjau lokasi.

Tak hanya melakukan pemantauan, jajaran Polresta Banjarmasin juga menyiapkan solusi sementara untuk membantu warga yang terdampak. Salah satunya dengan menyediakan perahu penyeberangan yang dapat digunakan secara gratis.

Kapolresta Banjarmasin mengatakan, pihaknya menyiapkan dua jenis perahu. Selain perahu cepat untuk membantu menyeberangkan warga, tersedia pula perahu berukuran lebih besar yang dapat mengangkut sepeda motor.

“Selain kami siapkan perahu speed untuk menyeberangkan orang, kami juga menyiapkan perahu penyeberangan yang cukup besar guna mengangkut kendaraan roda dua secara gratis,” tutur Riza, Senin (31/8/2026).

Perahu berukuran besar tersebut dapat membawa sekitar 15 orang sekaligus mengangkut hingga 10 sepeda motor dalam satu kali perjalanan.

Penyediaan fasilitas tersebut dilakukan setelah polisi melihat sejumlah warga terpaksa memarkir sepeda motor mereka di sekitar lokasi jembatan sebelum menyeberang untuk melanjutkan aktivitas. Kondisi itu dinilai berpotensi menimbulkan persoalan baru, termasuk risiko pencurian kendaraan.

“Jangan sampai motor warga yang diparkir karena pemiliknya harus menyeberang justru menjadi sasaran pencurian,” jelasnya.

Layanan penyeberangan tersebut direncanakan beroperasi mulai pukul 04.00 hingga 22.00 Wita. Pelayanan akan terus dilakukan selama akses utama belum kembali normal, setidaknya hingga jembatan darurat atau jembatan Bailey selesai dibangun oleh Denzipur TNI AD.

Baca Juga :  Safiya dan Anisa Juara Pertama Lomba Mewarnai Digelar Mapalus Keluarga Kawanua Banjarmasin Berkolaborasi RRI

Riza juga meminta masyarakat untuk bersabar menghadapi kondisi tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama DPRD, TNI dan Polri terus berkoordinasi serta bergotong royong menangani dampak ambruknya jembatan.

Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersama PDAM juga tengah melakukan relokasi terhadap pipa air bersih yang mengalami kerusakan dan bengkok akibat kejadian tersebut.

“Kami hanya membantu sedikit meringankan beban warga dengan membantu penyeberangan,” katanya.

Untuk memastikan aktivitas penyeberangan berjalan aman dan tertib, Polresta Banjarmasin turut menyiagakan personel dari Sat Polairud dan Polsek Banjarmasin Selatan di sekitar lokasi.

Langkah tersebut, kata Riza, merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak terputusnya akses akibat ambruknya Jembatan Sakaharang.

“Kami berupaya memberikan pelayanan dan membantu meringankan kesulitan yang dirasakan masyarakat, khususnya warga Banjarmasin,” pungkasnya.(yul/KPO-3)

Iklan
Iklan