Banjarbaru, KP – Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor turut terdampak.
Seluruh penerbangan dari dan ke Jakarta dibatalkan, Senin (7/9).
Pemberhentian tersebut karena ditutupnya Bandara Soekarno Hatta imbas abu vulkanik Gunung Krakatau.
Jumlah penerbangan yang batal sebanyak 23 flight.
Hal ini juga sudah dikonfirmasi pihak Bandara Syamsudin Noor. “Yang batal terbang sebanyak 23 flight,” jelas Branch Communication dan CSR Department Head Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor.
Ia menjelaskan pembatalan penerbangan terdiri dari 11 kedatangan dan 12 keberangkatan. Maskapai paling banyak pembatalan penerbangan adalah Citylink. Yaitu sebanyak 8 penerbangan.
Kemudian Garuda Indonesia sebanyak 6 penerbangan. Berikutnya maskapai Super Air Jet sebanyak 5 penerbangan.
Terakhir maskapai Pelita Air dan Batik masing-masing dua penerbangan.
“Untuk penerbangan selain tujuan dan dari Jakarta tetap normal pada kemarin,” ujar Zulfian.
Menurutnya, meski terdapat pembatalan penerbangan namun tidak mengganggu aktivitas bandara. Ia menyebut tak ada penumpukan penumpang.
“Tidak ada penumpukan di bandara karena pihak maskapai sudah memberitahukan sebelumnya kepada penumpang,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi mengumumkan penutupan sementara tujuh bandara yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau diperpanjang hingga estimasi Senin (7/9) pukul 23.59 WIB.
Dudy menyebut pemerintah masih menunggu imbauan terbaru dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin.
Sedangkan perpanjangan penutupan sementara akan digunakan otoritas bandara untuk membersihkan landasan pacu.
“Kita rencananya akan memperpanjang (penutupan) sampai 24.00 WIB.
Itu untuk juga memberikan waktu ya kepada pihak bandara untuk membersihkan runway, kemudian juga taxiway dan apron,” kata Dudy.
Menhub menambahkan, kendati hasil paper test abu vulkanik sudah negatif di beberapa bandara, pemerintah mengambil langkah hati-hati karena arah angin masih dinamis. (mns/K-2)















