LAMANDAU, Kalimantanpost.com – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lamandau membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut mendorong Anggota DPRD Kabupaten Lamandau dari Fraksi Partai Gerindra, H Rere Nor Edimansyah, SH bersama pemuda KNPI turun langsung mendistribusikan air bersih kepada masyarakat, Selasa (8/9/2026).
Bantuan air bersih kali ini disalurkan kepada warga RT 10, Desa Bumi Agung, yang telah terdampak kekeringan selama lebih dari dua bulan.
H Rere mengatakan, distribusi air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus hasil kerja sama bersama pemuda KNPI.
“Hari ini kami mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di RT 10 Desa Bumi Agung. Kami bekerja sama dengan pemuda KNPI. Mudah-mudahan program ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi warga yang terdampak kekeringan,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi kekeringan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, dapat terus terpenuhi.
“Dukungan semua pihak sangat kami perlukan saat ini. Semoga kegiatan ini bisa membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” kata Rere.
Sementara itu, salah seorang warga, Hariono, mengungkapkan sumber air dari sumur tanah di lingkungan mereka telah mengering selama lebih dari satu bulan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa membeli air dengan harga sekitar Rp135 ribu per tandon.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih yang diberikan dan berharap distribusi tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan hingga musim hujan tiba.
“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersihnya. Mudah-mudahan bisa berkelanjutan sampai musim hujan datang,” ujar Hariono.
Hal senada disampaikan Ketua RT 10, Tomas Budiono. Ia mengucapkan terima kasih kepada H. Rere Nor Edimansyah dan seluruh pihak yang telah membantu memenuhi kebutuhan air bersih warganya.
“Terima kasih kepada anggota dewan yang sudah mendistribusikan air bersih kepada warga saya. Semoga bantuan ini menjadi berkah,” ucapnya.
Distribusi air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk kolaborasi nyata antara wakil rakyat, pemuda, dan masyarakat dalam menghadapi dampak kekeringan. (ek/KPO-3)















