HMI Pastikan Netral di Pilpres 2019 Nanti

BANJARMASIN, KP – Sekretaris Jenderal HMI Pusat, Arya Kharisma Hardy Menegaskan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memastikan dalam Pilpres 2019 mendatangkan tak akan memihak salah satu kontestan. Hal ini sejak awal bahwa organisasi tersebut independen yang tidak pernah memihak kemanapun dalam hal berpolitik.

“Sampai sekarang HMI tidak ada arahan dan dipastikan dalam Pilpers mendatang akan bersikap netral. Bahkan HMI janjikan kawal demokrasi Indonesia untuk menciptakan suasana damai dan kondusif jelang pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019 mendatang,’’ kata Sekretaris Jenderal HMI Pusat, Arya Kharisma Hardy kepada wartawan, disela-sela menghadiri acara pelantikan pengurus HMI Cabang Kota Banjarmasin periode 2018-2019 di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Kamis (15/11).

Dihadapan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, petinggi HMI dari Jakarta Arya mengatakan, politik praktis bukanlah menjadi sorotan HMI melainkan lebih bergerak dalam bidang pengembangan SDM di dalam kehidupan bermasyarakat untuk benar benar menjadi kader yang bertaqwa kepada Allah SWT.

Jadi, HMI hanya ingin satu yaitu membentuk naluri dan karakter manusia yang berpegang kepada kebenaran dari Allah SWT, sehingga HMI tidak ada memihak kepada salah satu kubu,’’ ucap Arya lagi.

Arya menceritakan, pada pilpres 2014 yang lalu juga terdapat satu kader dari HMI yang tak lain adalah wakil presiden saat ini, dan HMI tidak pernah mendapat instruksi atau dorongan apapun untuk memihak ke salah satu kader atau paslon.

“Kita tidak ada keberpihakan, kita independen dan kita netral, yang penting mudah mudahan kedepan yang lebih baik saja untuk Indonesia dan akan terus kami kawal, kami beri arahan kepada masyarakat untuk menjaga suasana kondusif,’’ kata Arya.

Senada dengan Arya, Ketua Umum HMI Cabang Banjarmasin, Taufik mengatakan, HMI cabang mendukung seluruhnya instruksi satu komando dari HMI pusat untuk bersifat netral dan tidak ada pengaruh dari pihak manapun.

“Kami HMI cabang lebih memfokuskan anggota untuk pengembangan eksternal daripada harus mengikuti politik praktis dengan mendukung satu pihak, sekali lagi kami akan netral se netral netralnya,’’ ujar Taufik.

Taufik, merupakan seorang mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin hari ini resmi menjabat Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Banjarmasin untuk satu tahun kedepan pada periode 2018-2019.
Peresmian tersebut diputuskan dalam pelantikan pengurus HMI Cabang Kota Banjarmasin periode 2018-2019 di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin pada Kamis 15 November 2018.

Taufik menyebutkan, setidaknya terdapat 32 program kerja untuk satu tahun kedepan dimasa kepemimpinannya yang mengarah kepada tujuan HMI dan peningkatan kualitas kader HMI khususnya HMI Cabang Kota Banjarmasin.

“Kami ingin targetkan satu tahun kedepan anggota kami lebih meningkat baik dari segi kualitas maupun segi pengkaderan, lebih utama akan kami kembangkan sisi eksternal HMI kota Banjarmasin,’’ ucap Taufik.

Ia menyebutkan setidaknya ada 10.000 kader aktif untuk Kota Banjarmasin dan bukan hal yang mudah untuk menggerakkan seluruh kader tersebut, tetapi dengan panggilan dari naluri ia meyakini dapat memaksimalkan HMI satu tahun kedepan.

“Saya optimis dengan dibantu teman teman untuk menggerakkan lebih aktif untuk seluruh kader yang ada di Kota Banjarmasin, bukan jumlah yang sedikit setidaknya ada 10.000 kader aktif di berbagai kampus di Kota Banjarmasin ini,’’ ujar Taufik. (vin/K-5)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...