Ajak Bersinergi Kapolres Andi Adnan Jumpa Insan Pers Kotabaru

FOTO BERSAMA. (KP/Ist)

Kotabaru, KP – Jumpa silaturrahim Kapolres Baru Kabupaten Kotabaru AKBP Andi Adnan Sarifuddin, SH, SIK, MM, yang baru satu bulan lebih bertugas di Kotabaru, bersama puluhan Insan pewarta Kotabaru dikemas dengan nama Coffee Morning.

Digelar di cafe refresentatif Halte food, Kapolres Andi Adnan bersama Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf. Rony Fitriyanto dan beberapa perwira polres Kotabaru, di Motori oleh Iptu Gatot sebagai Kabag Humas polres Kotabaru, membuka jumpa silaturahim dengan perkenalan di lanjutkan dengan dialog.

Sebelum sesi dialog, Kapolres menyampaikan bahwa peran Pers sangat penting di dalam kehidupan sosial, dan mengajak jurnalis Kotabaru untuk menjalin sinergitas guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pers mampu menciptakan suasana damai, maupun sebaliknya atas karya karya jurnalistik yang dibuatnya. Karenanya, saya mengajak rekan rekan pers yang bertugas di Kotabaru ini dapat menumbuhkan sinergitas antara TNI POLRI, maupun elemen pemerintahan lainnya, demi menjaga stabilitas dan kondusifitas (Kamtibmas)”, ajaknya.

Disampaikan oleh Kapolres Andi Adnan bahwa dirinya telah bertugas di berbagai tempat, di Jakarta, Jawa Barat, Polda Kalsel, Kapolres di Sulawesi tenggara, tidak bisa di tampik, peran media sangatlah penting dalam menciptakan situasi Kamtibmas.

“Hal sebaliknya juga bisa terjadi. Seperti peristiwa berapa waktu di Sulawesi Tenggara, terjadi tawuran antar kampung. Saat itu, Semua elemen aparat, TNI POLRI termasuk Gubernur turun melakukan mediasi mendinginkan suasana. Namun setelah ada pemberitaan yang kurang diperhitungkan dampaknya menyusul muncul kemudian, suasana yang tadinya sudah adem, kembali memanas. Jadi karya jurnalis ini benar-benar berperan dalam menciptakan suasana Kamtibmas, atau sebaliknya “. Terangnya.

Pada sesi dialog atau tanya jawab, beberapa poin diutarakan wartawan yang dirasa menjadi kendala mengangkat berita dari sumber kepolisian, salah satunya, seperti disampaikan oleh wartawan Banjarmasin post, Yayat, “Terkadang kami susah untuk mendapatkan keterangan dari Kapolsek jika ada peristiwa di Polsek nya, karena keterangan persnya harus dilimpahkan ke Humas polres terlebih dahulu sebagai sentral press. Sementara kita selalu dituntut oleh redaktur agar menyajikan berita Up date. Jika menunggu pelimpahan ke Humas polres terlebih dahulu kemudian baru bisa di angkat beritanya, peristiwanya keburu basi,” ujar Yayat.

Saat itu juga Kapolres Andi Adnan membuka, kran, wartawan bisa mendapatkan keterangan dari Kapolsek, sebatas berita yang tidak berpotensi menganggu Kamtibmas, (berdampak konflik, chaos – red).

“Rekan rekan wartawan boleh saja secara langsung mendapatkan keterangan data berita dari Kapolsek secara langsung kalau beritanya seperti Kamtib, kegiatan sosial, atau yang lainnya. Kecuali peristiwa yang berpotensi menciptakan konflik meluas. Nah, kalau yang seperti itu narasinya benar benar harus di tata dengan baik. Sebab SDM tentunya semua berbeda-beda, dari wartawannya sendiri, demikian juga pemirsa, atau pembaca berita,” terang Kapolres.

Kapolres Andi merencanakan akan melakukan tatap muka lebih sering lagi dengan insan pers, bahkan kalau bisa di jadwalkan setiap bulan ada Coffee Morning, guna lebih memantapkan sinergitas kemitraan TNI POLRI dengan insan pers. Di mapolres Kotabaru pun rencananya akan di sediakan press room. (and/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...