Empat Kali Ledakan di Kantor UPT Pasar

BANJARMASIN, KP – Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bidang Pasar Disperindag Kota Banjarmasin berlokasi di bangunan Pasar Pangeran Samudera Banjarmasin Tengah diamuk api, hingga sempat terdengan suara ledakan, Kamis dinihari (24/10), sekitar pukul 03.30 WITA.

Warga sekitar yang melihat asap sangat membesar ini langsung berlarian dan memastikan asal api. Ternyata api mebesar di kantor UPT Pasar. Lalu warga meminta bantuan kepada anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) terdekat.

Tak lama puluhan anggota BPK Gabungan se-Kota Banjarmasin, langsung berdatangan untuk memadamkan api yang cukup membesar. Anggota BPK pun bisa mendapatkan air di kawasan tersebut, sehingga api pun dapat dipadamkan dengan cepat

Hanya dalam puluhan menit api pun cepat dipadamkan anggota BPK, dalam peristiwa ini tak ada menelan korban jiwa.

Anggota Kepolisian dari Polsekta Banjarmasin Tengah, serta anggota Tim Identifikasi Polresta Banjarmasin, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP).

Berita Lainnya
1 dari 855
Loading...

Dari keterangan Ahmad, di mana kebakaran ini terjadi terbakar di lantai paling atas. “Apinya hanya berada di dalam tidak sampai kelihatan ke luar,” katanya.

Meski api tidak terlihat hingga ke luar kawasan pasar, namun diketahui kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah kios dan juga Kantor UPT Pasar.

Sedangkan Ari Febrianto mengatakan, kebakaran tersebut sempat terdengar suara ledakan. “Pertama terdengar dari ruangan paling sudut tempat mesin,” katanya.

Ari yang juga petugas jaga malam di lokasi kejadian ini menerangkan, saat api mengamuk terjadi empat kali ledakan dari dalam Kantor UPT milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banjarmasin tersebut.

“Ledakan pertama, terdengar ujung ruangan bagian dalam, lalu disusul ledakan mesin pembuangan AC di luar, kemudian AC dalam dan yang terakhir MCB Listrik di luar,” jelasnya.

Kapolsekta Banjarmasin Tengah, AKP Irwan Kurnadi, saat dikonfirmasi, mengatakan, penyebab sementara dari kebakaran itu adalah arus pendek listrik alias korsleting. “Untuk penyebab pastinya anggota masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi,” katanya. (fik/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya