Gawat Darurat Wajib Dilayani Di RSUD Kotabaru

dr NAZAR – Saat memberi keterangan terkait pelayanan di RSUD Kotabaru. (KP/Ist)

Kotabaru, KP – Pasien yang sifatnya gawat darurat wajib di layani di RSUD Kotabaru. Tidak ada penolakan apapun alasannya.

Hal tersebut disampaikan oleh direktur RSUD Kotabaru, dr. Nazar Radfan kepada KP.

“Tidak ada proses administrasi yang ribet dalam penanganan pasien yang sifatnya gawat darurat. Masuk dulu ke ruangan ICU (Intensive care Unit), dirawat dan lakukan penyelamatan, baru hal lainnya” katanya menampik isu yang berkembang bahwa RSUD Kotabaru tidak menerima pasien yang memakai SKTM (Surat Keterangan Tanda Miskin).

“Yang memakai Surat Keterangan Tanda Miskin pun sebenarnya kami layani. Namun, yang sudah terdaftar pada dinas Sosial Kotabaru. Saat ini sudah lebih 70 ribu terdaftar, menyusul 60 ribu lebih lagi untuk di daftar oleh Dinsos,’’ katanya.

Disampaikan oleh dr. Nazar bahwa yang terjadi sebenarnya, memang ada penolakan bagi pasien sakit ringan yang memakai SKTM, karena ketika dilakukan kroscek, ternyata belum terdaftar pada Dinsos Kotabaru.

“Jadi bukan RSUD tidak mau menerima pasien yang memakai SKTM. Menerima tetap, tapi yang terdaftar pada Dinsos. Namun, saya ulangi bahwa pasien yang gawat darurat, wajib dilayani.

Saat ini RSUD Kotabaru devisit 2 milyar rupiah lebih. Karena sering terjadi klaim pada BPJS yang melampaui limit jatah dari pasien. Sementara di ruangan ICU, tidak ada istilah kelas 1,2 ataupun 3.

Semua sama pelayanannya. Contoh kasus, orang yang terkena stroke, pengobatan yang di berikan pada ruang ICU jauh lebih banyak dari klaimnya pasien, sehingga pihak rumah sakit yang harus nombokin” ujar dr. Nazar. (and/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...