Rapat Koordinasi PID dan Evaluasi

Palangkara Raya, KP – Rapat Koordinasi Kedua Program Inovasi Desa ( PID) dan Evaluasi Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2019 pada hotel Swiss Bell Danum Palangka Raya jalan Tjilik Riwut Senin (14/10) bahwa untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Program apakah sudah sesuai apa belum, sehingga ditemukan permasalahan-permasalahan yang dapat saja terjadi dilapangan.

Kegiatan rapat tersebut adalah menindaklanjuti Surat Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No. 016/PMD.04.01/I/2019 tanggal 7 Januari 2019 perihal Penyampaian Juknis Pelaksanaan Dekonsentrasi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa tahun 2019.

Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini, untuk menganalisa dan mengevaluasi regulasi atas pelaksanaan Program Inovasi Desa Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2019; Persiapan pengakhiran dari PID 2019; Perbaikan administrasi dan mekanisme laporan pertanggungjawaban keuangan ;menyusun kerangka tindakan konkrit antara satuan kerja P3MD PID; pengurus TK, Pengurus TPID, pendampingan Profesional dan Konsultan Pendampingan serta untuk merumuskan Program Inovasi Desa untuk meningkatkan kapasitas desa sesuai amanah undang-undang No.6 tahun 2014 tentang desa, terutama dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas sehingga meningkatkan pendapatan dan kemandirian masyarakat desa, imbuh Hamka.

Berita Lainnya
1 dari 593
Loading...

Pelaksanaan PID harus didukung juga dengan upaya-upaya peningkatan pengetahuan sumber daya manusianya, infrastrukturnya guna peningkatan ekonomi lokal yang berbasis kemandirian, artinya ekonomi desa itu semakin mampu untuk menuju masyarakatnya dapat hidup sejahtera.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III H. Kaspinor yang sekaligus membuka rapat menyampaikan dengan diadakannya Rakor PID Kedua ini diharapkan memberikan sesuatu hasil yang positif dan bermanfaat serta menemukan gagasan-gagasan atau terobosan inovasi baru yang dapat dikembangkan menuju kesejahteraan masyarakat desa yang sejahtera sesuai Program Pemerintah untuk mewujudkan agenda Nawacita dalm rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional yaitu dari tahun 2015 – 2019.

Kaspinor juga memberikan beberapa tips dalam pengelolaan keuangan yang baik misalnya jangan sampai terjadi besar pasak dari pada tiang; artinya harus bagaimana cara agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa untuk bisa lebih sejahtera mandiri dan sukses; bisa dengan membuat penelitian-penelitian kecil-kecilan; sering-seringlah berkoodinasi atau berkonsultasi dengan pemerintah Provinsi, atau libatkan masyarakat desa yang mempunyai pengetahuan atau yang berpengalaman. (Yld/KP)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya