Stok Beras Bulog Kalsel Capai 18.000 Ton

STOK BERAS – Bulog Kalsel kini telah menyetok beras sebanyak 18.000 ton cukup untuk keperluan enam bulan kedepan. (Nets)

BANJARMASIN, KP – Perum Bulog Divre Kalimantan Selatan hingga saat ini memiliki stok bahan pangan berupa beras sebanyak 18.000 ton.

Kepala Perum Divre Badan Urusan Logistik Kalimantan Selatan, Arif Mando, di Banjarmasin, Selasa, mengatakan, stok yang dimiliki itu diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan selama enam bulan.

“Dari 18.000 ton beras itu, jenis medium sekitar 17.000u ton dan sisanya jenis beras premium,” kata Arif Mando.

Arif optimistis stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan distribusi hingga Natal dan tahun baru.

Hal itu, kata Arif, mengacu pada kebutuhan rata-rata 3.000 ton beras per bulan, sehingga 18.000 ton diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan distribusi ke 13 kabupaten dan kota di Kalsel.

Selain stok bahan pangan berupa beras, Bulog Divre Kalsel juga memiliki stok gula sebanyak 250 ton dan minyak goreng sebanyak 35.500 liter, serta stok tepung terigu 11 ton dan daging sekitar 20 ton.

“Stok gula diprediksi cukup untuk memenuhi kebutuhan Bulan Maulid, di mana seperti kebiasaan di bulan itu kebutuhan akan gula cukup tinggi,” kata Arif.

Sementara, beberapa waktu lalu Antara mengabarkan Bulog Kalimantan Selatan menargetkan bisa menyerap gabah petani hingga 28.200 ton pada 2019 atau naik dibanding 2018 yang hanya sekitar 22 ribu ton.

Bulog membeli beras dengan skema komersial atau sesuai harga pasar, untuk beras premium.

Kalau harga untuk skema komersial tidak ada aturan baku dari pemerintah, asalkan masih dibawah Rp12.600 per kilogram.

Beras kualitas premium tersebut, dimanfaatkan untuk melayani Rumah Pangan Kita (RPK) yang merupakan toko untuk melayani penerima Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

Dobagian lain, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, pihaknya bakal meluncurkan 50 produk beras yang akan disalurkan secara komersil ke masyarakat.

“Minimal ada 50 produk komersial beras Bulog yang kita luncurkan. Kita pasarkan ke ritel-ritel,” ujar Budi Waseso di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia mengklaim bahwa beras Bulog mengalami peningkatan kualitas, Bulog hadir untuk kepentingan masyarakat dalam menghadirkan beras berkualitas.

“Sebagian beras Bulog juga sudah disalurkan secara komersil. Kita sudah memasarkan ke ritel-ritel tapi dengan sistem online,” ucapnya. (ant/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...