Bakul Purun Kurangi Penggunaan Kantongan Plastik

BUPATI TAPIN - HM Arifin Arpan bagikan tas purun secara simbolis kepada warga dan kader PKK dalam acara Jambore Kader PKK belum lama tadi lapangan Dwi Dharma Rantau. (KP/Ist)
626

Rantau, KP – Sebanyak 2.000 bakul purun TP. PKK kabupaten Tapin siap bagikan bakul purun kepada warga masyarakat untuk tempat belanja di pasar gantikan kantongan plastik.

Mengingat kantongan plastik tidak ramah lingkungan alias terlalu lama mengurainya terlebih lagi saat larut di dalam air atau sungai memerlukan waktu ratusan tahun.

Berbagai cara terus di lakukan oleh Pemkab. Tapin dan didukung pula oleh berbagai pihak termasuk TP. PKK kabupaten Tapin untuk mengurangi sampah plastik, salah satunya adalah pemberian tas/bakul purun kepada warga masyarakat yang dapat digunakan untuk berbelanja di pasar atau kios-kios.

Penggunaan bakul purun ini pada awalnya sudah biasa di pergunakan oleh warga masyarakat Tapin khususnya dan warga masyarakat Banjar umumnya beberapa waktu lalu, namun kini seiring dengan perkembangan zaman bakul purun tersisih pemakaiannya oleh adanya kantongan plastik.

Menurut Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj Ratna Ellyani dalam momen jambore kader PKK Kabupaten Tapin Tahun 2019 ini diserahkan sebanyak 2.000 tas purun untuk kader PKK se Tapin, belum lama tadi bertempat dilapangan Dwi Dharma Rantau.

“Dengan tas purun ini nantinya masyarakat dapat berbelanja ke pasar tradisional maupun modern,”ungkapnya.

Menurut Hj Ratna Ellyani bahwa dengan penggunaan tas purun selain lebih ekonomis namun juga ramah lingkungan, karena tas purun dapat dipakai dalam berkali – kali.

“ Selain itu juga tas purun saat ini bisa dibeli dari para pengrajin anyaman purun yang berada di kecamatan Candi Laras Selatan (CLS), yang nantinya dapat mendongkrak perekonomian para pengayam tas purun. “ Ungkapnya.

Sementara itu Bupati Tapin HM Arifin Arpan menyambut baik dengan adanya penyerahan tas purun kepada kader PKK dan warga masyarakat di daerah ini, karena nantinya para kader dapat kembali mensosialisasikan di lingkungannya masing – masing mengenai penggunaan tas purun.

“Melalui kader nantinya tas purun dapat eksis di masyarakat,” harap bupati Tapin.

Diungkapkan pula oleh Bupati Tapin bahwa saat ini pemerintah daerah melalui perbup dan perda telah melakukan pembatasan dan pelarangan penggunaan kantongan plastik, khususnya saat ini di beberapa retail modern sudah tidak menyediakan kantong plastik namun kantong kain.

“Mudah – mudahan penggunaan kantongan plastik di Tapin dapat berkurang, dan beralih menggunakan kain atau tas purun,” pungkasnya. (ari/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...