Dahi Robek Dihantam Batang Bambu

Kani, tersangka penganiayaan dan barang bukti bambu. (KP/Ist)
593

Banjarmasin, KP – Akhirnya Saukani alias Kani (32), diringkus anggota Buru Sergab (Buser) Polsekta Banjarmasin Barat. Pelaku penganiayaan ini diamankan saat menuju pulang ke rumah di Jalan Keramat Basirih Banjarmasin Barat, Senin lalu (11/11), sekitar pukul 01.30 WITA.

Warga Jalan Keramat Basirih RT 10 Banjarmasin Barat ini dilaporkan telah melakukan penganiayaan terhadap korban Rudy (49), warga Jalan Keramat Basirih RT 08 Banjarmasin Barat.

Di mana atas kejadian itu, korban mengalami luka robek di bagian dahi akibat dihantam pelaku dengan batang bambu.

Kapolsekta Banjarmasin Barat, AKP Mars Suryo Kartiko SIK melalui Kanit Reskrim, Iptu Sunarto, ketika dikonfirmasi Sabtu (16/11), membenarkan telah mengamankan tersangka dan bersama barang bukti berupa kayu bambu yang dipakai untuk menganiaya korban.

“Pelaku juga sudah dijadikan tersangka dan dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” ujarnya.

Dibeberkannya, peristiwa ini terjadi Minggu malam (10/11) lalu, sekitar pukul 22.30 WITA, di Jalan Keramat Basirih RT 10 Banjarmasin Barat.

Waktu itu korban diduga hanya menegur tersangka yang dalam pengaruh minuman beralkohol.

Tak terima ditegur, tersangka kembali mendatangi korban membawa batang bambu. Sempat terjadi cekcok mulut, lalu tersangka memukulkan batang bambo ke kepala korban dan mengenai bagian dahi hingga robek.

Melihat itu tersangka pulang ke rumah. Korban yang tak terima, selanjutnya melaporkan ke Mapolsekta Banjarmasin Barat. Usai melapor korban langsung dibawa ke Rumah Sakit untuk diobati luka-luka yang dialaminya.

Tak lama menerima laporan, anggota langsung mencari tersangka.

“Nah, sewaktu ingin menuju ke rumah, di tengah perjalanan anggota Buser langsung membekuk tersangka dan membawanya ke Mapolsekta Banjarmasin Barat, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ungkap Kanit. (fik/K-4)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...