Dewan Ingatkan Perlu Perencanaan Matang

BANJARMASIN, KP – DPRD Kota Banjarmasin mengapresiasi rencana Pemko untuk melakukan penataan Pasar Ujung Murung dan Pasar Sudimampir dan berharap agar program itu secepatnya direalisasikan.

“Masalahnya, keinginan penataan kedua pasar yang lokasinya bersebelahan ini bukan hanya datang dari Pemko, tapi sudah cukup lama diusulkan dan didambakan oleh para pedagang kedua pasar tersebut,’’ kata Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, HM Faisal Hariyadi.

Hal itu dikemukakannya kepada KP, Selasa (5/11), menyikapi rencana Pemko Banjarmasin mengupayakan revitalisasi Pasar Sudimampir dan Pasar Ujung Murung yang hingga kini masih terus bergulir.

Menurutnya, status bangunan di kedua pasar itu diketahui bukan sepenuhnya milik Pemko Banjarmasin, tapi ada yang berstatus Hak Guna Banguan (HGB) dan sebagian dengan status Sertifikat Hak Milik (SHM).

Menyikapi masalah status kepemilikan ini, ujarnya, maka sebelum dilakukan revitalisasi atau penataan, terhadap Pasar Sudimampir dan Pasar Ujung Murung Pemko Banjarmasin harus terlebih dahulu melakukan pendataan lahan kepemilikan agar nantinya tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari.

Kendati dalam melakukan proses ini, Faisal mengatakan, akan memakan waktu lama. Namun untuk membuat kesepakatan dan menghasilkan persepsi yang sama antara pedagang dan Pemko Banjarmasin, perlu adanya proses yang panjang.

Lebih jauh ia mengakui, rencana penataan atau merevitalisasi Pasar Ujung Marung dan Pasar Sudimampir sudah cukup lama diwacanakan sehingga diharapkan melalui kepemimpinan Walikota Ibnu Sina dan Wakil Walikota Hermasyah, revitalisasi kedua pasar itu dapat segera terwujud.

“Pihak dewan sendiri akan terus memberikan dukungan terhadap rencana ini. Apalagi pasar ini nantinya diprogramkan sebagai sentra grosir terbesar di Kalsel,’’ tandas ketua komisi dari F-PAN ini.

Berita Lainnya
1 dari 1.548
Loading...

Dikemukakan, hal lain yang perlu perencanaan secara matang adalah, jika revitalisasi Pasar Ujung Murung dan Sudimampir direalisasikan adalah soal pemindahan sementara tempat berjualan pedagang.

Faisal Hariyadi juga mengemukakan, penataan Pasar Ujung Murung dan Sudimampir memerlukan ketersediaan anggaran yang cukup besar, sehingga wajar jika kemudian Pemko Banjarmasin berencana menjalin kerjasama dengan pihak ketiga atau investor.

“ Dari informasi terakhir khabarnya sudah ada investor yang sudah mengajukan penawaran dan siap menyatakan untuk bekerja sama untuk menggarap penataan Pasar Ujung Murung dan Pasar Sudimampir,’’ ujarnya.

Diakuinya, bahwa keberadaan Pasar Ujung Murung dan Pasar Sudimampir saat ini dinilai sudah tidak layak lagi untuk dtempati dan terkesan kumuh. Pasalnya, selain kondisi bangunan yang sudah tua, di depan lokasi pasar tersebut banyak berdiri kios atau tempat berjualan pedagang kaki lima (PKL).

Sementara terkait rencana untuk menata Pasar Ujung Murung dan Pasar Sudimampir, Pemko Banjarmasin beberapa waktu lalu dipimpin Wakil Walikota Hermansyah menggelar rapat koordinasi dengan membentuk tim khusus.

Tim yang nantinya bertugas untuk melakukan penataan kedua pasar tersebut dibagi dalam beberapa bagian, dari mulai tim melakukan pendataan, tim pemindahan (relokasi) dan tim sosialisasi.

Wakil Walikota Hermansyah mengemukakan, dengan dibentuk tim khusus ini diharapkan tidak ada lagi permasalahan yang dihadapi nantinya dilapangan ketika kedua pasar tersebut dikerjasamakan dengan investor untuk diremajakan.

“Masalahnya investor akan berpikir, jika kedua pasar yang telah diprogramkan akan diremajakan itu nantinya ada masalah,’’ ujar Hermansyah. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya