Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Martapura

Dari Mangrove ke Madu [] Tiga Desa di Tatah Makmur Didorong Kembangkan Usaha Kelulut

×

Dari Mangrove ke Madu [] Tiga Desa di Tatah Makmur Didorong Kembangkan Usaha Kelulut

Sebarkan artikel ini
motion photo 1222390814914224014
FOTO BERSAMA - Foto bersama di sela kegiatan pengabdian di Balai Kemasyarakatan Desa Pandan Sari.(Kalimantanpost.com/Repro)

MARTAPURA, Kalimantanpost.com — Dari rimbunnya mangrove air tawar, tersimpan peluang ekonomi yang menjanjikan. Potensi tersebut mulai dikembangkan melalui usaha madu kelulut sekaligus penguatan tata kelola dan sistem akuntansi usaha desa berbasis ekonomi lokal.


Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan pengabdian dengan pemecahan sarang madu kelulut yang dilaksanakan di Balai Kemasyarakatan Desa Pandan Sari. Kegiatan menjadi bagian dari inisiatif pengembangan potensi desa melalui lebah kelulut dengan mendorong pembentukan dan penguatan BUMDes maupun kelompok tani desa.

Kalimantan Post


Wahyudin Nor, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM Banjarmasin, menilai wilayah Pandan Sari memiliki kondisi yang sangat mendukung untuk pengembangan lebah kelulut. Keberadaan mangrove air tawar menjadi salah satu keunggulan karena dapat menjadi sumber pakan alami bagi lebah.


“Lokasinya sangat bagus untuk pengembangan karena banyak terdapat mangrove,” ujar Wahyu.

Pengembangan madu kelulut tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi. Fakultas Ekonomi ULM Banjarmasin turut mendorong penguatan tata kelola dan sistem akuntansi agar usaha madu desa dapat dikelola secara profesional, transparan, dan memiliki perencanaan keuangan yang baik.

Selain itu, Wahyu menyebut pihaknya sudah melakukan survey dan pengabdian di Kecamatan Tatah Makmur tepatnya di Desa Mekar Sari, sejak tahun 2024 silam.

“Untuk hasil madu kelulut di Mekar Sari kemarin, sudah kita periksakan ke Laboratorium dan hasilnya sangat baik. hasil madu dari mangrove itu kualitasnya lebih bagus dari bunga,” terang Wahyu.


Ditambahkan, Proses pengabdian ini akan terus berlanjut dan kita sasar ke Desa Bangkal Tengah yang lokasinya bersebelahan dengan Desa Mekar Sari.

motion photo 9105693498380864102
PROSES – Pemecahan sarang madu kelulut disaksikan Camat Tatah Makmur, Wahyudi Ramat, Pambakal Pandan Sari Yanto Sudarmanto, serta pihak ULM, Selasa (18/08/2026).

“Untuk kali ini kami kembali menyerahkan 10 kotak tempat madu kelulut sebagai bantuan bagi masyarakat di Desa Pandan Sari,” tuturnya.

Baca Juga :  76 Tahun Banjar, Ekonomi Tumbuh Positif, Keuangan Daerah Aman

Pambakal Desa Pandan Sari menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak ULM yang telah memilih Desa Pandan Sari sebagai lokasi pengelolaan dan pengembangan usaha madu kelulut.

Menurutnya, potensi lebah kelulut sangat layak dikembangkan karena selain memanfaatkan kekayaan alam desa, usaha tersebut juga berpeluang menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Ia berharap pengembangan madu kelulut dapat terus berlanjut dan memberikan tambahan penghasilan bagi warga setempat.
“Semoga kegiatan ini bisa terus berkembang dan memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat,” harapnya.

Kegiatan yang digelar pada Selasa, 18 Agustus 2026 tersebut turut dihadiri Camat Tatah Makmur, Wahyudi Rahmat SE, akademisi ULM, mahasiswa, perwakilan Perangkat Desa Mekar Sari dan Desa Bangkal Tengah, BPD, serta tokoh masyarakat.

Camat Tatah Makmur, yang membuka kegiatan berharap pengembangan usaha madu kelulut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat di tiga desa. Menurutnya, potensi ekonomi lokal perlu dikelola bersama agar tidak hanya menjadi kekayaan alam, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

Dengan penguatan tata kelola, pencatatan keuangan, serta dukungan BUMDes atau kelompok tani, usaha madu kelulut diharapkan dapat berkembang dari kegiatan sederhana menjadi usaha ekonomi desa yang berkelanjutan.

Mangrove air tawar pun bukan lagi sekadar bentang alam desa. Di baliknya, lebah-lebah kelulut membawa peluang manis bagi masa depan ekonomi masyarakat Tatah Makmur. (sbr/KPO-1)

Iklan
Iklan