Festival Loksado 2019 Sarana Perkenalkan Pariwisata kalsel

WABUP HSS – Bersama Sekdaprov Kalsel, dan tenaga ahli Kemenpar melepas peserta Festival Loksado 2019. (KP/Ist)
492

Loksado, KP – Kurang lebih 100 lanting yang dikemudikan joki dan ditumpangi peserta dari berbagai daerah meriahkan Festival Loksado 2019, Minggu (24/11/2019) di wisma alam roh tujuh Desa Loklahung Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Festival Loksado merupakan event tahunan di HSS, yang tahun ini sudah menjadi salah satu dari 100 calendar of event wonderfull nasional.

Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad mengatakan, melalui kegiatan festival Loksado tersebut, bisa dijadikan sarana memperkenalkan potensi wisata di Kalsel. Selain itu ujarnya, hal ini akan menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat.

Pengembangan pariwisata di Loksado ucap Syamsuri, tidak lepas dari peran aktif semua pihak terutama Gubernur Kalsel, yang selama ini sangat peduli dan banyak mendukung kegiatan kepariwisataan di HSS. Saat ini ungkap Syamsuri  dukungan pemerintah provinsi, berbagai fasilitas telah dibangun termasuk jalan dan jembatan yang sudah memadai.  

Sumber pendapatan daerah papar Syamsuri terbagi 3, sektor energi, pertanian dan pariwisata.

“Dalam pariwisata kata kuncinya hanya satu, yaitu mendatangkan orang sebanyak-banyaknya. Oleh karena itu kami ucapkan terimakasih kepada jajaran Pemprov Kalsel, yang selama ini sangat serius memeberikan dukungan, termasuk sarana-dan prasarana dan infrasturktur,” bebernya. 

Berita Lainnya

Syamsuri juga mengucapkan terimakasih atas bimbingan dan bantuan, serta fasilitasinya yang diharapkan ke depan akan lebih ditingkatkan lagi. 

Kepada para joki Bamboo rafting, Syamsuri juga mengucapkan terimakasih atas pengabdiannya, yang senantiasa menjadi ikon pariwisata di HSS. Kedepan, ujarnya ia berharap aka nada perhatian serius terhadap para joki tersebut, untuk perbaikan ke depan. 

Kepala Dinas pemuda Olahraga, dan pariwisata (Disporapar) HSS M Arlian Syahrial mengatakan, pihaknya memperkenalkan paket wisata, sehingga para wisatawan akan mencoba. Setelahnya ujar Arlian, wisatawan bisa menceritakan ke berbagai pihak dan akhirnya akan menyebar, sehingga wisatawan akan terus berdatangan. 

Sekdaprov Kalsel Abdul Harris Makkie mengatakan, kegiatan ini diharapkan akan terus bisa dikembangkan dengan sinergitas berbagai kalangan termasuk pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi. 

“Kami berharap kita semua bersama-sama membangun penguatan, mari kita kembangkan kegiatan seperti ini, karena akan memberikan dampak positif bagi kita,” ucapnya. 

Tenaga Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Esthy Reko Astuti berpesan, event pariwisata harus dijadikan betul-betul professional, yang berbasi kelokalan. Karena uajrnya, hal ini bisa mendatangkan wisatawan dan mengangkat devisa Negara. 

“Tentunya dalam pengembangan pariwisata, sinergitas harus terus kita lakukan bersama pihak terkait,” imbaunya. (tor/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...