Guru di Kalsel Kurang Bisa Berinovasi, Dibebani Tugas Bukan Keahlian

BANJARBARU, KP – Ketua Dewan Kehormatan Guru Indonesia Kalsel, H Dahri, mengaku sangat setuju dengan apa yang disampaikan Mendikbud.

Menurut Dahri, menteri menitik beratakan  pendidikan karakter.

“Saya melihat itu sangat bagus. Kalau berkaitan kesejahteraan guru yang mendapat sertifikasi sudah mencukupi kehidupan.

Hanya saja guru kini dibebani dengan tugas tugas yang bukan keahlian mereka,  semisal pertanggung jawaban keuangan.

Tugas guru banyak, sehingga guru kurang bisa berinovasi sebab tidak ada lagi kesempatan,” ucapnya.

[]Cerdaskan Kita

Berita Lainnya
1 dari 1.038

Sementara itu, H Sahbirin Noor, mengatakan tidak ada orang cerdas tanpa adanya sosok guru.

“Melalui peringatan hari ini kita menghargai para guru yang telah mencerdaskan kita semua,” kata gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.

Paman Birin menuturkan, telah banyak perjuangan bapak dan ibu guru dalam memberikan kecerdasan kepada para generasi dimasa akan datang.

Ia berharap, sepanjang pengabdian para guru  adalah hal terbaik dan masyarakat lebih bisa memberi penghargaan kepada para guru, terlebih orangtua murid yang anak-anaknya telah dicerdaskan.

Sebagai bentu apresiasi dan penghargaan kepada guru, Paman Birin memberangkatkan delapan guru pergi ke Tanah Suci untuk melaksanakan Umroh.

Salah satu yang umrah, adalah Imelda Tuliana.

Dia mendapatkan umrah berkat menang adu pingsut dan pimplah.”Ya Alhamdulillah, bisa umrah,” tandasnya.(mns/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya