RSUD Sultan Suriansyah 2020 Siap Layani Peserta BPJS

BANJARMASIN, KP – RSUD Sultan Suriansyah yang berlokasi di kawasan Jalan R.K Ilir Kecamatan Banjarmasin Selatan sudah memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat. Namun rumah sakit yang dilaucing dan beroperasi 24 September 2019 atau bertepatan Hari Jadi (Harjad) Kota Banjarmasin ke 493 ini belum bisa memberikan layanan warga miskin pemegang kartu BPJS.

Masalahnya, karena RSUD Sultan Suriansyah masih dalam tahap proses akreditasi. Sementara BPJS kesehatan menyaratkan, rumah sakit yang bekerjasama melayani pasien penerima kartu BPJS rumah sakit itu harus sudah diakreditasi, kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi.

Kepada sejumlah wartawan jumat (15/11) saat berada di Kantor DPRDKota Banjarmasin menghadiri pembahasan RAPBD tahun 2020, Machli Riyadi menjelaskan, akreditasi rumah sakit merupakan salah satu persyaratan yang wajib dilalui .untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan.

Dijelaskan, akreditasi rumah sakit adalah pengakuan terhadap rumah sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor : 12 tahun 2012 tentang Akreditasi Rumah Sakit

Sesuai ketentuan dan peraturan lanjut Machli Riyadi, semua rumah sakit wajib melakukan akreditasi karena untuk menentukan apakah rumah sakit itu dinilai telah memenuhi standar pelayanan.

Mantan Wakil Direktur RSJD Sambang Lihum itu mengatakan, saat ini RSUD Sultan Suriansyah type C yang didirikan oleh Pemko Banjarmasin secara bertahap dengan menelan dana ratusan miliar itu sudah masuk pada tahapan resurvey.

Berita Lainnya
1 dari 1.801
Loading...

Insya Allah pada minggu pertama Desember bulan depan akan diakreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pusat, katanya.

Terkait penilaian akreditasi itu, Machli Riyadi berharap KARS bisa memberikan akreditas, minimal pelayanan kesehatan dasar, sehingga RSUD Sultan Suriansyah sudah bisa bekerjasama dengan BPJS untuk memberikan pelayanan kesehatan seluruh warga miskin atau tidak mampu yang telah menerima kartu BPJS kesehatan .

Ditanya apakah sebelum diakreditasi boleh memberikan pelayanan ?, Machli Riyadi menjelaskan tetap dibolehkan memberikan pelayanan kesehatan . Tapi pelayanan yang diberikan dalam keadaan gawat darurat, termasuk pasien dari BPJS, ujarnya.

Machli Riyadi memaparkan, ,dalam keadaan gawat darurat bagi pasien BPJS , maka biaya untuk perawatan seluruhnya akan ditanggung oleh pihak RSUD Sultan Suriansyah.

Lebih jauh ia mengemukakan rasa optimisnya , jika melihat sarana dan prasarana, ketersediaan SDM, standar prosedur operasional hingga terkait regulasi, RSUD Sultan Suriansyah memenuhi syarat dalam memberikan pelayanan kesehatan

Kita tunggulah hasilnya penilain akreditasi dari KARS agar berjalan mulus, sehingga RSUD Sultan Suriansyah dapat memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat secara luas, tidak terkecuali warga miskin peserta BPJS, demikian kata Machli Riyadi. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya