Sebut ‘Monyet’ ke Polisi Usai Ditilang

DIAMANKAN - Mahendra, pelaku penghinaan institusi Polri yang diamankan petugas gabungan unit Jatanras dan Resmob. (KP/Ist)

BANJARMASIN, KP – Hati hati bermain dengan `kata kata tak pantas’ di media sosial (medsos).

Itu kalau tidak ingin berakhir di balik jeruji besi. Setidakanya semua itu dialami seorang pemuda berusia 21 tahun disebut bernama Muhammad Mahendra.

Dan Mahen, nama, yang tertulis di medos diduga menghina instansi satuan kepolisian dari Polresta Banjarmasin.

Akibat ucapan tak pantas di media sosial, Mahendra terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.

Ia diciduk petugas gabungan Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin dan Resmob Polda Kalsel, Rabu (13/11) malam.

Pemuda yang berstatus sebagai karyawan pusat penjualan selular ternama di Banjarmasin ini beralamat tinggal di Jalan Keramat Banjarmasin.

Ia kemudian ditangkap saat berada di rumah orang tuanya di Jalan Sungai Lulut Kabupaten Banjar, sekitar pukul 20.00 WITA.

Tertangkap Muhammad Mahendra berawal dari tiga video yang tersebar dengan dugaan mengeluarkan ucapan tak pantas.

Berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, Mahendra, tercatat juga sebagai mahasiswa swasta di Banjarmasin diamankan.

Kasat Reskrim Polrsesta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi membenarkan perihal tersebut.

“Ya memang benar tersangka sudah diamankan oleh petugas gabungan Unit Jatanras dan Resmob Polda Kalsel,” jelas Ade.

Dalam hal ini Ade mengungkap jika terbukti pasal tersangka Mahendra akan di jerat dengan pasal 45 ayat 3 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Berdasarkan informasi yang diperoleh tiga video dengan durasi masing masing 8 detik, 10 detik dan 11 detik.

Dalam video tersebut, terlibat Mahendra berada di Mapolresta Banjarmasin usai mengambil SIM karena terjaring razia.

Dimana anggota melihat video tersebut tersebar di media sosial Instagram sekitar pukul 17.00 WITA.

Ia memvideo dan mangambil gambar anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin, yang sedang melaksanakan upacara.

Pada postingan video melalui akun IG-nya itu pemuda itu menyebut habis kena tilang oleh ‘monyet’, sambil mengarahkan videonya ke polisi. Dengan nada kesal kemudian ia juga menyebut ‘kampret’.

Melihat itulah anggota Dit Rekrimum Polda Kalsel, dipimpin Kanit Opsnal Krimum Polda Kalsel, AKP Agus Rusdi SIk, melakukan penyelidikan.(yul/fik/K-4)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...