Waspada, Desember Rentan Banjir

RAPAT - Antisipasi Banjir. (KP/Ist)

Marabahan, KP – Masyarakat diminta untuk mewaspadi musibah banjir, mengingat memasuki awal hingga pertengahan Desember curah hujan diprediksi akan cukup tinggi. pihak Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) bersama pihak terkait menggelar rapat mengantisi kemungkinan terjadinya musibah banjir.

Kegiatan yang melibatkan berbagai institusi seperti BPBD Batola, BPBD Provinsi Kalsel, pihak Stasiun Klimatologi Kelas 1 Banjarbaru, Kodim 1005 Marabahan, Polres Batola, PDAM, PLN, ORARI, dan pihak terkait lainnya ini melakukan Rapat Finalisasi Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi Menghadapi Bencana Banjir.

Rapat yang dinilai penting melibatkan Kepala Pelaksana BPBD Batola Sumarno, Kasubid Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalsel H Muhari, dan Kepala Stasiun Klimatologi Kelas 1 Banjarbaru Goeroeh Gjiptanto, ini dibuka Bupati Batola Hj Noormiliyani AS.

“Kegiatan ini termasuk salah satu kepedulian dan antisipasi pemerintah daerah dalam menghadapi banjir,” ucap bupati melalui Asisten Bidang Pemerintahan, Muhammad Anthony, saat membuka kegiatan yang berlangsung di Aula Bahalap Kantor Bupati Batola.

Bupati menyatakan, resiko banjir rentan terjadi mengingat curah hujan cukup tinggi, terutama yang wilayahnya berada di dekat bantaran sungai. Karenanya, ia berharap seluruh pihak dan instansi terkait bekerja dengan baik dan cepat agar ketika terjadi bencana dapat ditanggulangi dengan cepat dan maksimal.

Kasubid Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalsel H Muhari, dalam sesi materi menyampaikan, dokumen kebencanaan perlu menyesuaikan situasi di lapangan yang bisa berubah sewaktu-waktu.

“Dokumen kontijensi ini dapat kita ubah nanti menyesuaikan dengan kondisi bencana atau ketika tidak ada bencana maka dapat berubah,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Batola,H Sumarno menyampaikan, tersusunnya dokumen kontinjensi bencana sangat penting untuk menjadi pedoman dan gambaran bagi pemkab, BPBD dan instansi terkait untuk bergerak melakukan penanggulangan.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas 1 Banjarbaru Goeroeh Gjiptanto mengatakan, puncak musim hujan biasanya terjadi antara Desember dan Januari. Kendati Batola tidak memiliki daerah pegunungan, kata dia, banjir bisa terjadi diakibatkan banjir sungai atau rob yang merupakan kiriman dari daerah hulu.

Ia mengatakan, awal Desember peluang curah hujan akan sangat tinggi di Kalsel. Karenanya daerah kecamatan yang berada di selatan Batola disarankan untuk mulai melakukan kewaspadaan pada awal dan pertengahan Desember.

“Kemungkinan curah hujan pada awal Desember mencapai 60 persen dan meningkat antara 70 – 90 persen pada pertengahan Desember,” kata Goeroeh sembari menyatakan, curah hujan yang cukup tinggi di Batola dan kawasan hulu ini sangat berpotensi menimbulkan bencana banjir. (ang/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...