Komisi IV Panggil Dinkes Kalsel Soal Pembangunan RSPP

Banjarmasin, KP – Komisi IV DPRD Kalsel memanggil Dinas Kesehatan setempat, terkait rencana pembangunan rumah sakit pemerintah pusat (RSPP) di wilayah Kalsel.

“Ini agar Dinkes Kalsel bisa menyusun telaah terkait pembangunan rumah sakit tersebut,’’ kata Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin kepada wartawan, Kamis (26/12), di Banjarmasin.

Diungkapkan, pertemuan tersebut merupakan tindaklanjut audiensi dengan Komisi IX DPR RI, yang memberikan dukungan dibangunnya RS Pusat di Kalsel.

“Namun, diharapkan agar realisasi rumah sakit ini dapat ditelaah dan melalui perencanaan terlebih dahulu dengan melakukan kordinasi dengan pihak terkait,’’ tambah politisi Partai Gerindra ini.

Lutfi mengungkapkan, keberadaan RSPP di Kalsel penting sebagai salah satu upaya peningkatan dan pemerataan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas.

Apalagi di Kalsel, seperti Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin yang menjadi rujukan RSUD kabupaten kota dan bahkan terkadang dari daerah tetangga.

Berita Lainnya
1 dari 1.424
Loading...

“Namun, keberadaan RSPP nanti akan menambah instalasi pelayanan kesehatan masyarakat Kalsel dan bisa menjadi rujukan rumah sakit lain luar provinsi,’’ ungkap Lutfi.

Lutfi mengusulkan lokasi pembangunan lebih ideal di Kota Banjarbaru, karena dinilai lebih strategis dan masih tersedia lahan milik Pemprop Kalsel.

“Karena, kawasan Banjarmasin dirasa sudah terlalu padat,’’ ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Kota Banjarmasin.

Lebih lanjut diungkapkan, keinginan ini dilatarbelakangi banyaknya rujukan dari daerah lain dan provinsi tetangga yang berdekatan dengan Kalsel merujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin yang ditengarai menambah beban yang ada pada RS tersebut.

“Jadi Kalsel perlu penambahan rumah sakit nasional yang dapat menangani rujukan. Yang biayanya dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN),’’ jelas Lutfi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, HM Muslim mendukung rencana pembangunan rspp tersebut, dan berjanji akan menindaklanjutinya dalam waktu dekat.

“Meskipun harus dilakukan kajian mendalam, terkait pembagian peranan RS pusat dan RSUD lainnya yang sudah ada,’’ katanya. (lyn/KPO-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya