Ketua KPU Kalsel, Prihatin dan Inilah Penyataannya Soal Pejabat Publik Kesandung Dugaan Asusila

Banjarmasin, KP – Ketua Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Selatan (KPU Kalsel), menyatakan prihatin dan inilah penyataannya soal pejabat publik kesandung dugaan asusila.

Tersiarnya kabar diduga pejabat publik di Banjarmasin melakukan pencabulan kepada anak, kian tak terkendali, hingga sampai ke telinga ketua KPU Provinsi Kalimantan Selatan, Sarmuji S.Ag M.Ag.

Ia mengaku turut prihatin atas kabar tak sedap tersebut, Sarmuji mengingatkan jangan sampai para komisioner maupun pegawai KPU terlibat kasus yang demikian, pihaknya juga akan menghormati proses hukum.

“Ini kan belum inkrah, kita tunggu proses hukum yang berlaku, kita kan belum tau hasilnya seperti apa,” kata Sarmuji kepada sejumlah awak media disela sosialisasi calon perseorangan di Kantor KPU Kalsel Banjarmasin, Selasa (7/1).

Berita Lainnya

Tambahan Kasus Baru 55 Orang

1 dari 892
Loading...

Menurut Sarmuji, jika kedapatan komisioner atau pegawai KPU yang melakukan tindak asusila tersebut maka akan diberhentikan langsung dari posisi yang ada, “tapi proses sidang segala macamnya kan masih panjang juga,” ujarnya.

Lanjut Sarmuji, meskipun nantinya kedepan kedapatan oknum dari KPU yang melakukan tindak asusila, maka ia meyakini tidak akan terjadi kendala pada Pilkada yang akan dilakukan dekat waktu ini.

“InsyaAllah tidak mengganggu, karena kita ada punya mekanisme untuk Pilkada nanti.

Kita harap semoga lancar selalu sampai akhir pilkada nantinya,” tutupnya. (KPO-1/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya