Oli Dibuang Bebas di Sungai Martapura

Banjarmasin, KP – Sebuah perusahaan penumpukan oli belakangan diketahui melakukan pembuangan oli bekas di Sungai Martapura. Akibatkan kondisi Sungai hitam dan baunya juga khas oli yang menyengat dan menyisakan noda-noda hitam sepanjang drainase hingga tepian siring.


Kali ini limbah oli yang diduga berasal dari bangunan tua samping gedung Radio Chandra, Jalan Pier Tendean nomer 12 beratapkan merah marun yang menjadi sumber berasal. Bahkan limbah oli tersebut jelas terlihat mengalir mulai dari rumah yang bersangkutan ke drainase hingga ke sungai Martapura.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Drs H Mukhyar bersama jajarannya ambil tindakan dan memantau lokasi. Bahkan dalam rumah tersebut banyak drum-drum oli yang terlihat kumuh dan menghitam khas oli.

“Ya kami melihat limbah oli dan ini sudah lama, namun baru ini terpantau, tentu ini sangat mencemari lingkungan. Sekarang ini sudah ditangani aparat Dit Krimsus Polda Kallsel dan rumah sudah dipasangi garis police line,” katanya saat meninjau lokasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Mukhyar sedang memantau pencemaran oli di Sungai Martapura
Berita Lainnya
1 dari 2.011
Loading...

Menurut Mukhyar, limbah oli tersebut merupakan Bahan berbahaya dan beracun (B3). Itu diketahui bermula saat laporan masyarakat Sabtu beberapa hari lalu. Warga mengeluhkan bau oli dan mencemari sungai.

Tak hanya itu, menurut warga sekitar aktivitas di rumah itu sudah lama terjadi. Dan setiap hari ada keluar masuk pikap bermuatan drum berisi oli dan kosong.”Kalau siang drum kosong angkut, sedangkan subuhnya drum berisikan” ucap warga yang namanya tidak mau disebutkan.

Lurah Gadang, Askar juga mengaku sudah lama mengetahui, namun pemilik rumah tertutup dan sulit untuk ditemui. Ia berharap dengan kejadian ini dapat membuat jera pemilik yang memang meresahkan masyarakat itu.

“Ini sudah lama, namun orangnya tertutup,” katanya saat meninjau lokasi sembari menunjuk arah limbah.

Sedangkan Camat Banjar Tengah Drs H Dian Noor saat mendampingi pengambilan sampel juga mengaku ngak menyangka kalau rumah depan Siring malah menjadi asal muasal penimbulan Oli yang selama ini dianggap rumah kosong.(vin/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya