Dewan Monitor Persiapan Pilkada 2020

Amuntai, KP – Komisi I DPRD Kalsel melakukan monitoring persiapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Balangan.

“Kita melakukan monitoring persiapan pelaksanaan Pilkada serentak pada 2020, di Kabupaten HSU dan Balangan, agar bisa berjalan aman dan lancer,’’ kata Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Hj Rachmah Norlias, saat kunjungan kerja ke KPU Kabupaten HSU, belum lama ini.

Hal ini untuk mengetahui persiapan yang sudah dilakukan KPU setempat, terkait anggaran pelaksanaan Pilkada, baik pemilihan gubernur maupun pemilihan bupati, data pemilih maupun hal lainnya yang mungkin menghambat pelaksanaan Pilkada.

“Termasuk kendala yang dihadapi KPU untuk melaksanakan Pilkada pada September mendatang. Siapa tahu dewan bisa membantu mencarikan solusinya,’’ ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN).

Rachmah mengingatkan agar KPU memperhatikan data pemilih seakurat mungkin, sehingga tidak ada lagi pemilih yang namanya tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), terutama pemilih pemula.

“KPU bisa memutakhirkan kembali data DPT, karena dimungkinkan dalam setahun terakhir ada perubahan, baik yang meninggal dunia, ataupun sudah cukup umur untuk masuk dalam DPT,’’ tambah Rachmah.

Ketua KPU Kabupaten HSU, Rina Mei Saputri menjelaskan kesiapannya yang dilakukan, terutama tahapan pelaksanaan Pilkada. “Pilkada di Kabupaten HSU hanya melaksanakan pemilihan gubernur, tanpa pemilihan bupati,’’ kata Rina.

Berita Lainnya

Kegiatan Sapta Pesona di Cagar Budaya Candi Agung

10 ODJG di HSU Terima Bantuan

1 dari 206
Loading...

Sedangkan tahapan yang kini dilaksanakan adalah rekrutmen panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS) dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), yang mengacu pada Peraturan KPU Nomor 16 tahun 2019.

“Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) diperkirakan tidak jauh berbeda dengan DPT pada Pileg dan Pilres 2019 lalu, yakni 160.647 orang,’’ ujarnya.

Namun, jumlah TPS akan mengalami pengurangan sebanyak 278 TPS dari 747 TPS menjadi 469 TPS, yang menambah maksimal per TPS dari 300 orang menjadi 800 orang, dengan pertimbangan geografis sesuai Peraturan KPU Nomor 16 tahun 2019.

Hal senada diungkapkan Ketua KPU Balangan, Saripani, mengingat tahapan pelaksanaan Pilkada sudah dilakukan, termasuk hibah anggaran dari APBD Balangan sebesar Rp18 miliar.

“Jumlah pemilih mencapai 90.660 orang, dan terjadi pengurangan TPS dari 425 TPS menjadi 325 TPS,’’ jelasnya.

Ditambahkan, angka partisipasi di Kabupaten Balangan cukup tinggi mencapai 86 persen, dan diharapkan bisa meningkat lagi pada Pilkada 2020 ini.

“Karena kita melaksanakan Pemilihan Bupati Balangan dan Pemilihan Gubernur Kalsel,’’ ungkap Saripani. (lyn/KPO-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya