Pelabuhan Jorong Segera Diresmikan

Pelaihari, KP – Kepala Kantor UPP Kintap, Hadji Djafar, terkait Pelabuhan Jorong, mengatakan, Pembangunan pelabuhan di Jorong dinyatakan sudah mencapai 100 persen selesai baik pembangunan darat maupun pembangunan di laut, di dua kegiatan tahun 2019, dikatakannya Selasa (07/01).

Pembangunan Pelabuhan yang sudah selesai ditahun 2019 ini yakni, pembangunan fisik secara persen sudah selesai ditambah kantor dan sisa anggaran dari pembangunan tiang pancang dibangunkan ke Masjid dan pagar dengan panjang 110 dan lebar 14 meter dengan total dari darat ke laut sepanjang 1.100 meter dermaga dengan tipe finger. Pembangunan didarat direncanakan kedepannya pembanguan terminal penumpang.

“Untuk tahun 2020 belum ada kegiatan pembangunan difokuskan ke operasional terlebih dahulu dan nanti mana yang dibutuhkan baru dioperasionalkan kembali. Seperti kegiatan bongkar muat sudah mulai dibuka.” ucapnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.182
Loading...

Hadji Djafar, akui ada beberapa volume yang perlu dibenahi seperti perapihan lahan namun pihak Kontraktor bersedia akan merapikan, meski itu diluar dari Rencana Anggaran Biaya (RAB), pihak UPP Kintap meminta ke Kontraktor agar dirapikan sebelum diresmikan dan Kontraktor batas pemeliharannya sampai bulan Juni 2020 “Saat ini akses ke dermaga ditutup untuk umum seperti orang mau mancing atau mau berwisata, lantaran ditakutkan ada kejadian kejadian kecelakaan, dermaga tersebut terbuka untuk yang berkepentingan ke pelabuhan dan akses jalan kita serahkan ke pihak Pemerintah Daerah,” ungkapnya.

Langkah selanjutnya, pihak UPP Kintap, sedang melakukan tahapan pembersihan dan tahap koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut persiapan peresmian pelabuhan.

Hadji Djafar, berharap, Pelabuhan diJorong bisa segera difungsikan secepatnya yakni setelah dibuatkan berita acara aset masuk diserahkan kepihak UPP Kintap dan permohonan surat izin dikeluarkan. “Untuk sementara ini, Pelabuhan tersebut difungsikan untuk kargo umum, sedangkan pelabuhan penumpang perlu persiapan beberapa sarana lagi termasuk terminal penumpang dan itu memang sudah kita siapkan kedepannya,” jelasnya Hadji DJafar.

Sementara ditempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Tanah Laut Gentry Yuliantono, katakan, terkait akses jalan ke arah dermaga akan diserahkan pembangunannya kepihak Dinas PUPRP Tanah Laut. Jalan ke arah Pelabuhan saat ini kondisinya belum diaspal masih kondisi pengerasan. “Cuman dari Jalan Nasional melalui trans 300 Desa Karang Rejo sudah diaspal dari perencanaan total jalan ke arah pelabuhan tersebut sepanjang 5, 3 Km dan 3, 6 Km masuk ke kawasan industri yang kawasan pelabuhan 1, 7 Km baru pengerasan,” katanya Menurut, Gentry Yuliantono, jalan ke arah pelabuhan sepanjang 1, 7 Km dengan lebar 25 meter harus segera bisa diaspal lantaran itu sekala prioritas paling lambat bisa diaspal ditahun 2021,” jelasnya. (rzk/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya