Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hulu Sungai Selatan

Ketua GOW HSS Buka Penyuluhan Penanggulangan Bencana

×

Ketua GOW HSS Buka Penyuluhan Penanggulangan Bencana

Sebarkan artikel ini
Hal 12 HSS 3 klm 13
PEMBUKAAN - Penyuluhan Penanganan dan Penanggulangan Bencana bagi organisasi kewanitaan. (KP/Ist)

Kandangan, KP – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Misnawati, membuka kegiatan Penyuluhan Penanganan dan Penanggulangan Bencana, Rabu (20/5/2026) di Aula Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten HSS.

Kegiatan diikuti oleh perwakilan anggota organisasi wanita di HSS, dengan menghadirkan narasumber Sandy Hidayat dari BNPB Kabupaten HSS yang memberikan materi terkait peran perempuan dalam penanggulangan bencana.

Kalimantan Post

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan program kerja Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten HSS Tahun 2026, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Ketua GOW Kabupaten HSS Misnawati, mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi wanita yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mengikuti kegiatan. 

“Kehadiran ibu-ibu semua menunjukkan kepedulian yang besar, terhadap keselamatan keluarga dan masyarakat,” ucap isteri Wakil Bupati HSS Suriani itu. 

Misnawati menuturkan, bencana bisa datang kapan saja dan dalam berbagai bentuk, mulai dari banjir, kebakaran, angin kencang, hingga kondisi darurat lainnya yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat.

“Pengetahuan tentang penanganan dan penanggulangan bencana menjadi sangat penting, terutama bagi kaum perempuan dan ibu-ibu. sebab dalam situasi darurat, tidak dapat dipungkiri bahwa seorang ibu sering kali menjadi orang pertama yang berusaha melindungi anak-anak dan keluarga,” jelasnya. 

Melalui kegiatan penyuluhan ini, Ketua GOW Kabupaten HSS berharap peserta dapat menambah wawasan, meningkatkan kesiapsiagaan, dan memahami langkah-langkah yang tepat apabila terjadi keadaan darurat di lingkungan sekitar.

“Ibu-ibu tidak perlu menjadi petugas lapangan, untuk bisa berperan dalam penanggulangan bencana. hal-hal sederhana seperti mengetahui jalur evakuasi, menyiapkan perlengkapan darurat, menjaga kesehatan keluarga saat bencana, hingga memberikan ketenangan kepada anak-anak dalam situasi panik, merupakan bentuk kontribusi yang sangat penting dan berarti,” terangnya. 

Baca Juga :  Wabup Serahkan Bantuan Logistik bagi Warga Terdampak Banjir

Ia juga berharap, organisasi-organisasi wanita di Kabupaten HSS dapat menjadi perpanjangan tangan edukasi di tengah masyarakat.

“Sampaikan kembali ilmu yang diperoleh hari ini kepada keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar, sehingga semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya kesiapsiagaan bencana,” imbaunya. 

Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antar organisasi wanita. Ia berharap, semangat kebersamaan terus terjaga untuk mendukung pembangunan daerah dan kegiatan sosial kemasyarakatan. (tor/K-6)

Iklan
Iklan