Dispora gelar festival Sepakbola Legend Piala Paman Birin

Banjarmasin, KP – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, akan menggelar Festival Sepakbola Legend Piala Paman Birin 2020, di Stadion 17 Mei Bnjarmasin, pada tanggal 26 sampai 29 Februari 2020.

Kadispora Kalsel H Hermansyah melalui Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora, HM Nasir menjelaskan, festival sepakbola untuk kelompok pemain usia 41-46 hingga 46 keatas itu, awalnya hanya akan diikuti 16 tim, sesuai kuota agar ada jeda istirahat. Namun ternyata jumlah yang mendaftar berbagai tim sepakbola legenda dari beberapa kota di Kalsel, sehingga jumlahnya mencapai 23 tim.

‘’Karena jumlah pesertanya bertambah, maka jadwal pertandingan dalam tempo Cuma 4 hari, terpaksa dilangsungkan dari pagi hingga sore hari,’’ jelas Nasir.

Menurut Nasir pihaknya sudah memberikan penjelasan tentang waktu pertandingan yang akan sangat padat, namun peserta yang mendaftar tetap menyatakan kesiapannya untuk ikut, apapun resikonya meski harus bermain pada siang bolong saat terik matahari.

Berita Lainnya
1 dari 226
Loading...

Untuk memastikan jumlah peserta yang akan ikut, Selasa siang (25/2/2020) akan diadakan Technical Meeting di Aula Dispora. Semua wakil tim peserta harus mengikuti TM, dengan membawa pelengkapan persyaratan pemain, serta membayar uang jaminan Rp500 ribu.

Untuk ketentuan peserta, setiap tim hanya boleh mendaftarkan 2 pemain untuk usia 41-46, selebihnya harus 46 keatas. Kecuali untuk penjaga gawang (goalkeeper) boleh menurunkan pemain minimal berusia 25 tahun.

Mengingat para pemain didominasi usia 46 keatas, bahkan banyak yang kepala 5, maka setiap pemain dianjurkan untuk test kesehatan sebelum bertanding. Panitia juga menyiapkan medis dengan segala perlengkapannya, seperti mobil ambulan dan tandu.

Menurut Kadispora H Hermansyah, karena festival ini hanya untuk memberikan wadah bagi penggemar sepakbola yang sudah legenda, maka kebersamaan dan rasa persaudaraan untuk lebih menjalin silaturahmi lebih diutamakan.

‘’Gubernur Paman Birin berpesan agar jangan ada keributan apalagi perkelahian, kita ingin bermain bola untuk olahraga kesehatan dan kebugaran dan bergembira, jadi tidak perlu terlalu ngotot apalagi sampai main kasar,’’ pungkasnya. (nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya