DLH Diminta Rutin Awasi Aktivitas Usaha Berdampak Pencemaran

DLH Diminta Rutin Awasi Aktivitas
Usaha Berdampak Pencemaran

BANJARMASIN, KP – Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaeni meminta pihak Pemko, khususnya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk secara rutin melakukan pengawasan secara ketat terhadap seluruh jenis aktivitas usaha yang bisa menimbulkan dan berdampak mencemari lingkungan.

“Jangan menunggu laporan masyarakat, tapi secara rutin melakukan pengawasan,’’ kata Muhammad Isnaeni, ketika dihubungi KP, Minggu (02/02/2020).

Isnaeni mengatakan, dari sekian bidang usaha yang perlu mendapat pengawasan diantaranya seperti rumah makan, restoran, hotel, balai pengobatan, rumah sakit, termasuk yang kini marak di kota Banjarmasin adalah usaha jasa pencucian pakaian (laundry).

Menurutnya, pengawasan terhadap usaha-usaha tersebut dibutuhkan guna mengantisipasi agar tidak membawa dampak terhadap pencemaran lingkungan. Karena sebagian besar usaha laundry di kota ini belum belangganan IPAL.

Secara khusus menyoroti maraknya usaha laundry, ketua komisi dari F-Partai Gerindra ini mengemukakan, umumnya ditengarai usaha ini banyak yang tidak memperhatikan pembuangan limbahnya karena langsung di buang, tanpa ada pengolahan terlebih dahulu.

Ditandaskannya, menyikapi ancaman pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah cair oleh maraknya bisnis usaha laundry tersebut, menuntut Pemko Banjarmasin melalui SOPD terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup tidak boleh tinggal diam.

Ia mengatakan, berdasarkan pengamatan, saat ini hampir seluruh usaha laundry skala rumahan, buangan limbahnya masuk dalam saluran selokan tanpa ada pengolahan. “Dalam ukuran limbah rumah tangga, mungkin masih ada toleransi, tetapi untuk skala besar terutama limbah deterjen akan menjadi permasalah terhadap lingkungan,’’ tandasnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.784
Loading...

Dijelaskan, terkait pembuangan limbah cair ini sebenarnya Pemko sudah memiliki Perda Nomor : 7 tahun 2010 tentang Izin Pembuangan dan Pengelolaan Limbah Cair. Perda ini diterbitkan atas dasar pembuangan limbah cair apalagi yang bisa mengancam pencemaran perlu pengendalian dan pengawasan.

“Namun persoalannya sekarang sampai sejauhmana sosialisasi dan pelaksanaan Perda ini dilapangan, saya menilai masih belum berjalan dengan baik,’’ kata ketua komisi yang dikenal cukup vocal ini.

Dijelaskan, dalam perangkat hukum itu ditentukan, setiap orang atau badan yang memiliki bangunan di Kota Banjarmasin diwajibkan untuk mengelola air limbah domestik sebelum dibuang ke saluran umum, seperti drainase ataupun sungai.

“Seperti halnya rumah tinggal, non rumah tinggal, hotel, losmen, restoran dan rumah makan, atau bangunan lainnya. Apalagi jika bangunan itu dijadikan tempat usaha yang berdampak terhadap pencemaran,’’ tandasnya lagi.

Lebih jauh ia mengemukakan, ketentuan tersebut juga berlaku, terhadap pemberian Izin Prinsip, Izin Pemanfataan Ruang, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan atau sejenisnya lainnya harus mencantumkan syarat utilitas lingkungan bangunan berupa rencana instalasi air limbah domestik, bagi setiap orang atau badan yang mengajukan permohonan sebagai salah satu persyaratan yang wajib harus dipenuhi.

Sebaliknya, katanya, jika persyaratan itu tidak dipenuhi, maka Izin Penggunaan Bangunan (IPB) dan Kelayakan Menggunakan Bangunan (KMB), serta perizinan operasional yang dikeluarkan oleh instansi berwenang terkait operasional bangunan itu tidak dapat diterbitkan.

Ditandaskannya, maksud dibuatnya aturan ini adalah, guna mewujudkan kesehatan masyarakat sekaligus sebagai bentuk kesadaran dan kepedulian untuk melestarikan lingkungan hidup dengan melindungi kualitas air tanah dan air permukaan akibat pembuangan air limbah.

Sedangkan tujuannya, dapat terkendalinya pembuangan air limbah domestik, terlindunginya kualitas air tanah dan permukaan, serta dapat terujudnya pelestarian fungsi lingkungan hidup, khususnya sumber daya air yang sehat dan terbebas dari berbagai pencemaran. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya