Pedagang Sambangi Kantor DPRD Kota Banjarmasin

Tolak Pasar Sudimampir Baru Direvitalisasi

Para pedagang yang tetap ngotot menyatakan penolakan adalah khususnya para pedagang Pasar Sudimampir Baru. Untuk menyampaikan aspirasinya mereka menyambangi Kantor DPRD Kota Banjarmasin, Senin pagi (24/2/2020).

BANJARMASIN,KP – Rencana Pemko Banjarmasin untuk merevitalisasi Pasar Ujung Murung dan Pasar Sudimampir Baru tampaknya masih menemui kendala. Masalahnya, meski kabarnya sudah ada investor yang siap membangun, namun tidak semua pedagang di kedua pasar yang akan dijadikan pasar semi modern itu setuju direnovasi dalam waktu segera.

Para pedagang yang tetap ngotot menyatakan penolakan adalah khususnya para pedagang Pasar Sudimampir Baru. Untuk menyampaikan aspirasinya mereka menyambangi Kantor DPRD Kota Banjarmasin, Senin pagi (24/2/2020).

Kedatangan sekitar 50 orang lebih pedagang Sudimampir ini diterima Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Hj Ananda didampingi Sekretaris Komisi III, Aliansyah dan anggota Komisi Rahman Nanang Riduan, di ruang Mini Kantor DPRD Kota Banjarmasin.

Menurut Ketua Aliansi Pedagang Pasar Sudimampir Baru, HA Fauzi, menyusul surat dilayangkan Pemko Banjarmasin tertanggal 20 Desember 2019 Nomor : 511/26/Bid.Psr/DPP/XII/2019 tentang rencana Revitalisasi Pasar Sudimampir yang telah diterima, Aliansyah Pedagang Pasar Sudimampir Baru kemudian mengadakan rapat menyikapi surat tersebut.

Hasil rapat digelar 22 Desember 2019, kata HA Fauzi, disepakati pedagang menolak Revitalisasi Pasar Sudimampir Baru sebelum Hak Guna Bangunan (HGB) terhadap toko/kios yang mereka tempat berakhir hingga tahun 2025.

Berita Lainnya
1 dari 1.746
Loading...

“Jelasnya kami meminta agar Revitalisasi Pasar Sudimampir Baru yang direncanakan akan dibangun sebelas lantai itu ditunda dulu untuk sementara waktu sampai habisnya masa berlakunya HGB,’’ katanya.

Hal senada juga dikemukakan, Hj Yulia Hartati selaku Sekretaris Aliansi Pedagang Sudimampir Baru yang menyatakan, tidak mempermasalahkan dan menyatakan tidak keberatan jika Pemko merevitalisasi Pasar Ujung Murung.

“Namun khusus untuk Pasar Sudimampir Baru kami minta agar ditunda dulu sementara waktu, sampai HGB terhadap tempat kami berjualan berakhir hingga tahun 2025 nanti,’’ ujar Yulia Hartati menambahkan.

Baik HA Fauzi dan Yulia Hartati mengemukakan, hingga saat ini bangunan Pasar Sudimampir Baru masih sangat kokoh layak untuk ditempati hingga beberapa tahun kedepan dan dinilai belum mendesak untuk direvitalisasi. Beda, ujar keduanya, Pasar Ujung Murung karena bangunan pasar itu sudah tua dan terkesan semraut.

Pedagang Sudimampir Baru menyatakan, jika Pasar Sudimampir Baru tetap juga dipaksakan direnovasi dikhawatirkan menimbulkan keresahan di kalangan pedagang. Menurut pedagang, Pemko mestinya berkaca pada pengalaman lalu yang membangun sejumlah pertokoan di belakang Pasar Sudimampir tepat di tepian Sungai Martapura yang belakangan bangunannya ambruk.

Menyikapi aspirasi disampaikan Aliansi Pedagang Pasar Sudimampir Baru tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Hj Ananda berjanji akan membicarakan masalah ini kepada pihak Pemko, khususnya kepada Walikota Banjarmasin.

Hal senada juga dikemukakan anggota komisi II, Rahman Nanang Riduan yang menjelaskan, posisi dewan hanya bisa menjembatani aspirasi yang disampaikan pedagang. “Namun demikian, kita berharap aspirasi disampaikan ini akan menjadi perhatian oleh Pemko Banjarmasin,’’ ujar anggota dewan dari F-PKB ini.

Menurut Rahman Nanang Riduan, khusus terkait revitalisasi Pasar Ujung Murung memang sudah lama diwacanakan, bahkan menjadi keinginan pedagang setempat. “ Persoalannya sekarang entah atas keinginan investor atau dari Pemko, Pasar Sudimampir Baru yang bersebelahan dengan Pasar Ujung Murung juga sekalian hendak direvitalisasi,’’ ujarnya. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya