Wawali : Pencegahan Narkoba Harus Dilandasi Komitmen Kuat

Banjarbaru, KP – Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Abdul Malik membuka Rapat Koordinasi Tim Terpadu Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika serta Prekusor (P4GN & PN) di Kota Banjarbaru, di Aula Rapat Bappeda, Selasa (18/2).

Rapat koordinasi ini dihadiri BNN Kota Banjarbaru, Polres setempat serta para Kepala SKPD terkait.

Kepala Kesbangpol Abdul Malik mengatakan, kegiatan ini sangat penting dilaksanakan, karena ini salah satu upaya dari kita bersama-sama melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan, peredaran gelap narkotika dan prekusor (P4GN & PN) di Banjarbaru.

Wawali Darmawan mengatakan, Banjarbaru dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa, pusat pendidikan dan Bandara Internasional Syamsudin Noor ada di Kota Idaman, bahkan menjadi pusat pemerintahan Provinsi.

”Serta yang tak kalah penting, Banjarbaru merupakan perlintasan bagi berbagai daerah di Kalsel maupun regional Kalimantan. Kondisi strategis ini tentu memberi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun luar negeri untuk berkunjung atau bermukim di Banjarbaru,” katanya.

Namun bonus demografi ini, lanjutnya, dapat menimbulkan munculnya masalah-masalah sosial di masyarakat yang harus diwaspadai. Salah satunya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang saat ini menjadi ancaman besar bagi bangsa dan negara.

Berita Lainnya

Lagi, Gebrak Masker di Sungai Sumba

1 dari 1.195
Loading...

”Saat ini semua Provinsi tidak ada yang terbebas dari kasus narkoba, termasuk Kalsel,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sesuai Peraturan Menteri Dalam 12/2019 tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan, peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, maka untuk mendukung program tersebut diperlukan peningkatan peran pemerintah daerah dan masyarakat.

”Bahaya narkoba bukan hanya menyerang fisik, tetapi juga moral suatu bangsa yang berujung pada menurunnya daya saing masyarakat dalam kompetisi global yang semakin ketat,” katanya.

Peredaran gelap narkoba, tambahnya, bukan hanya menyasar orang dewasa dan remaja saja, melainkan juga anak-anak. Melalui kegiatan ini, dia pun berharap semua pihak dapat bekerjasama secara aktif dalam upaya pencegahannya.

”Ini perlu dilakukan sistematis, koordinatif, sinergis serta dilandasi komitmen kuat dari semua komponen,” tandasnya.

Dia juga berharap setiap instansi mampu menekan jumlah pengguna narkoba dan sama-sama mengkampanyekan bahayanya, memerangi peredaran dan penggunaannya, sehingga generasi sekarang maupun mendatang, bisa terselamatkan. (wan/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya