Dengar Teriakan Awas Roboh, Pekerja Ceburkan Diri

Amuntai, KP – Satu bangunan yang berada di Desa Pekapuran Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), bagian atap ambruk yang diduga akibat angin kencang, Senin (9/3/2020).

Musibah ambruknya atap bangunan yang terbuat dari kayu ulin dan tengah dikerjakan oleh pekerja bangunan tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Akibat itu, sontak membuat warga berhamburan mendatangi lokasi.

Informasi dihimpun bangunan yang berada di lokasi tanah rawa tersebut rencananya akan digunakan untuk perluasan Taman Pengajian Al Quran (TPA).

Saat atapnya ambruk ada empat pekerja yang sedang mengerjakan bangunan tersebut, sementara satu orang menceburkan diri ke air rawa untuk menyelamatkan diri.

Berita Lainnya

Dua Bedakan Hangus Terbakar

1 dari 863
Loading...

Salah satu pekerja yang menceburkan diri ke rawa Dayat, menceritakan saat ada teriakan salah seorang temannya yang mengatakan awas roboh.

“Saat itu angin cukup kencang, ada teriakan teman awas roboh dan seperti ada bunyi gemeretak, saya langsung menceburkan diri,” tutur dayat.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto melalui Kapolsek Amuntai Utara Ipda Warsono, kepada awak media mengatakan bangunan rencananya akan digunakan sebagai ruangan kelas baru oleh pemilik Yayasan Ummul Qura.

“Memang sudah terpasang bata sebagian. Jam 5 sore diterpa angin kencang. Karena angin meniup atap sehingga roboh ke kiri. Bukan ambalas tenggelam,” jelas Kapolsek

Ia juga menjelaskan, ketiga korban hanya menderita luka ringan dan sudah pulang. “Korban hanya menderita keseleo Kaki sebelah kiri dan bagian tangan, karena benturan dan masih dalam keadaan sadar. Akibat musibah tersebut ditaksir kerugin kurang lebih Rp200 juta,” tandasnya. (nov/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya