Kasus Narkoba di Tapin Menurun

Rantau, KP – Selama dua minggu operasi Antik Intan 2020, Polres Tapin jajaran khususnya Resersi Narkoba berhasil ungkap 21 kasus peredaran narkoba dan mengamankan 26 tersangka.

Kapolres Tapin AKBP Eko Hadi Pranyitno, SIK mengungkapan, hasil operasi tahun ini dibandingkan 2019 lalu mengalami penurunan tersangka dan barang buktinya.

“Karena wilayah hukum Polres Tapin sangat ketat dalam pengawasan dan penindakan kasus Narkoba ini, dan aparat kita bersama masyarakatnya juga sangat ketat sehingga orang atau para pelakunya juga sangat hati-hati bertindak,” ungkap kapolres yang hobi gowes ke kampung-kampung ini.

Berita Lainnya

Tipu Penjual Bensin, Sinchan Diringkus

Giat Disiplin Prokes Sasar Kafe dan Arena Biliar

1 dari 873
Loading...

Menurut kapolres Tapin lagi dari 26 orang pelaku pengedar narkoba ini ada yang unik, yakni satu orang pelakunya adalah ibu rumah tangga.

“Berdasarkan data tahun 2020 ini pihaknya berhasil menyita barang bukti berupa sabu sebanyak 9,93 gram, Canophen/Zenith sebanyak 95 butir dan obat daftar G lainnya sebanyak 684 butir,” katanya saat konferensi Pers Rabu (11/03/2020)

Dijelaskannya lagi dari sekian pelaku kasus narkoba semuanya adalah dari kalangan swasta, ada buruh, karyawan tambang dan lainnya. Dan katanya pula, operasi Antik tahun 2020 digelar dari tanggal 25 Februari hingga 5 Maret 2020. (ari/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya