PDIP Sumbang ADP ke RSUD Ulin

anjarmasin, KP – Dewan Pimpinan Daerqh (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kalsel menyumbangkan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis di RSUD Ulin Banjarmasin, Selasa (31/3/2020).

Berita Lainnya
1 dari 1.038

Sumbangan APD ini berupa baju hazmat dan sarung tangan medis yang dikemas dalam dua boks karton yang diserahkan Sekretaris DPD PDIP Provinsi Kalsel, M Syaripuddin kepada Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Hj Suciati di Lantai 7 Ulin Tower.
Selain APD, ada juga produk-produk makanan dan minuman penambah nutrisi yang didonasikan pada kesempatan ini.
Menurut M Syaripuddin, penyerahan donasi ini merupakan upaya DPD PDIP Provinsi Kalsel untuk ikut bergotong-royong membantu para tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kalsel.
“Karena kalau ada suspect, tentu kawan-kawan tenaga medis yang terdepan menangani pasien. Jadi perlu disupport agar mereka terlindungi dan semangat melakukan perawatan terhadap pasien,” kata M Syaripuddin.
Penyerahan secara langsung ke RSUD Ulin ini sengaja dilakukan agar penyaluran APD kepada tenaga medis bisa dilakukan sesegera mungkin tanpa melalui birokrasi yang memakan waktu.
“Kalau langsung ke sini bisa langsung distribusikan ke tenaga medis yang sangat membutuhkan APD ini,” tambah Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel.
Donasi ini disambut apresiasi Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Hj Suciati, dan akan segera didistribusikan kepada para tenaga medis khususnya yang bertugas di klaster isolasi Bougenville RSUD Ulin Banjarmasin.
Apalagi diketahui saat ini ada lima pasien yang berstatus positif corona dirawat di klaster tersebut.
“Kami senang karena mencari barang ini tidak mudah, kami pesan ke pabrikan juga tidak bisa cepat datang. Barang ini tidak bisa dipakai ulang jadi sangat berharga dengan kebutuhan cukup tinggi saat ini,” kata Hj Suciati.
Selain untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di kalster isolasi yang menangani pasien corona, kebutuhan APD pun diperlukan untuk tindakan medis mendesak lainnya seperti proses persalinan dan operasi patah tulang terbuka.
Dijelaskannya, stok APD di RSUD Ulin Banjarmasin dengan keadaan saat ini pun tak akan bisa bertahan terlalu lama.
“Kalau belum ada masuk lagi APD, yang ada saat ini paling hanya 3 sampai 5 hari. Tapi alhamdulillah ada bantuan bisa menambah stok yang ada,” ujarnya.
Sebelumnya, pihaknya juga meminta bantuan suplai APD ke BPBD Kasel dan mendapatkan 100 APD.
“Dengan mencukupinya APD, Ia nyatakan para tenaga medis dapat fokus melakukan pelayanan kepada pasien,” tambahnya. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya