Untuk pertahankan kebugaran

Atlet ASIAFI tetap latihan

Dua cabor Asiafi binaan Formi, senam aerobic dan zumba tetap melakukan latihan untuk pertahankan kebugaran, namun peserta diperiksa dengan ketat.

Yenny F Luntungan

Banjarmasin, KP – Saat aktivitas olahraga lain mati suri akibat merebaknya wabah virus corona (covid-19) yang melanda dunia, termasuk di Indonesia. Dua cabang olahraga dari Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (ASIAFI) Banjarmasin tetap berlatih secara tertutup.

Sama seperti hari normal lainnya, dua cabor yakni aerobic dan zumba tetap aktif dua kali seminggu menggelar latihan di stadion senam UN Banjarmasin.

Para atlet ASIAFI Banjarmasin yang masuk dalam binaan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Banjarmasin, ingin tetap menjaga kondisi tubuh dan kebugaran walau dalam kondisi yang mencekam dengan keadaan seperti saat ini.

Ketua Asiafi Banjarmasin Misranuddin S. Ag mengatakan, dengan terus berlatih bisa meningkatkan stamina dan imunitas dalam tubuh atlet.

Berita Lainnya
1 dari 231
Loading...

“Tentu saja dengn di imbangi asupan gizi dan juga Vitamin,” kata Misranuddin.

Sekretaris Formi Banjarmasin Yenny Frida Luntungan, ketika dihubungi Senin (30/3.2020) kemarin menambahkan, aktivitas yang dilakukan melalui aerobik dan zumba tergolong aman, karena dilakukan di studio tertutup, dengan komunitas yang sudah tetap tidak berubah-ubah.

Apalagi kata perempuan yang juga instruktur Yoga ini, studio tempat latihan juga menyediakan alat ukur panas sebelum mulai kelas aerobic. Selain alat cuci tangan anti kuman.

“Jadi sebelum dimulai para peserta diperiksa dulu suhu badannya apabila normal baru akan boleh ikut bergabung,” sebut Yenny.

Aerobic dan zumba merupakan cabor dari Asiafi, binaan Formi yang aktif berkembang di Kota Banjarmasin. Dua cabor ini bahkan selalu menyumbang prestasi bagi Kontingen Banjarmasin dan Kalsel setiap bertanding di tingkat nasional.

“Jadi sangat disayangkan jika para atlet yang sudah memiliki prestasi ini, harus dilarang untuk latihan, karena itu akan berpengaruh dan mengurangi kekuatan fisik dan stamina para atlet,” pungkas Yenny Luntungan.

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya