Balangan Salurkan Bantuan Warga Terdampak Covid-19

Paringin, KP – Pemerintah kabupaten Balangan melalu Dinas Sosial (Dinsos) Balangan bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, mempercepat penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) khusus menekan dampak dari Covid-19.

Kepala Dinsos Balangan Ribowo mengatakan, Bansos yang diberikan tersebut ialah merupakan program dari Kemensos, salah satunya bantuan sosial atau bantuan langsung tunai (BLT).

“Semua program Bansos dari Kemensos ini guna memastikan program perlindungan sosial dan stimulus ekonomi untuk jaring pengaman sosial saat menghadapi dampak Covid-19,’’ katanya, Senin (27/04/2020).

Menurut Ribowo sedikitnya ada empat Bansos yang disalurkan, pertama adalah bantuan pangan non tunai yang sekarang disebut dengan bantuan sosial pangan sembako, dimana di Balangan ada 5.806 KK yang mendapatkannya.

Bantuan pangan non tunai ini, menurut Ribowo, dulunya diberikan Rp 150 ribu perbulan dalam bentuk sembako, sekarang karena dampak covid-19 ini mulai Maret sampai Desember nilainya bertambah menjadi Rp200.000 per bulan.

“Bansos kedua adalah bantuan sosial tunai atau ATM setor tunai yang disebut juga dengan BLT, kita Kabupaten Balangan mendapat alokasi sebanyak 7.486 KK. Tiap KKnya nanti akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 3 bulan,’’ ujarnya.

Berita Lainnya

Kebijakan Setiap Misi ANIS

1 dari 285
Loading...

Selain itu, lanjut dia, adalah pembagian beras yang berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 95 Ton lebih kepada 6.359 kepala keluarga.

Terakhir, menurut Ribowo, ada Bansos yang juga merupakan program Kemensos yakni, Program Keluarga Harapan (PKH).

Khusus Bansos PKH tersebut, menurut Ribowo, penyalurannya dipercepat, dimana jika sebelumnya penyalurannya dilakukan empat kali dalam setahun, untuk mengantisipasi dampak wabah Covid-19 makan penyalurannya terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH ini dilakukan setiap bulan sekali.

“Mulai April ini, KPM sudah bisa mencairkan bansos PKH setiap bulan hingga Desember 2020 nanti. Sebelumnya bansos PKH diberikan tiap tiga bulan sekali, yaitu di bulan Januari, April, Juli, dan Oktober,” bebernya.

Percepatan pencairan Bansos ini, menurut Ribowo, bertujuan agar keluarga pra-sejahtera tetap dapat memenuhi kebutuhan dan asupan nutrisi dengan memanfaatkan pemasukan uang bulanan selama pandemi.

Terlebih, di masa pandemi ini, mereka mengalami kesulitan ekonomi lantaran tak bisa bekerja karena ada kewajiban untuk tinggal di rumah sesuai imbauan pemerintah.

“Kita berharap dengan Bansos ini masyarakat bisa maksimal menaati himbauan pemerintah terkait upaya pencegahan dan penangan Covid-19,’’ imbuhnya. (jun/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya