RANTAU, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kabupaten Tapin resmi melepas 304 calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Rabu (13/5/2026), di halaman Masjid Humasa Rantau.
Pelepasan dilakukan bersama Wakil Bupati Tapin H Juanda, Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah Dra Salmiah Rajebi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin Akhmad Ismail Fahmi, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, Perwakilan Kodim 1010 Tapin, Perwakilan Pengadilan Negeri Rantau, Perwakilan Kejari Tapin dan Perwakilan Pengadilan Agama Rantau dengan mengibarkan bendera star di pintu masuk masjid Humas Rantau.
Keberangkatan tahun ini menjadi perhatian karena komposisi jemaah cukup beragam, mulai dari usia remaja hingga lanjut usia. Jamaah termuda tercatat atas nama Siti Salwa, 15 tahun, asal Kecamatan Candi Laras Selatan. Sementara jamaah tertua adalah Djahri Darmas, 82 tahun, dari Kecamatan Lokpaikat.
Wakil Bupati Tapin H Juanda meminta seluruh jemaah menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia menilai ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga membawa nama baik daerah dan bangsa.
“Jaga kesehatan, saling membantu antarjemaah, dan fokus menjalankan ibadah dengan baik. Pemkab6e berharap seluruh jemaah kembali ke Tapin dalam keadaan sehat serta memperoleh haji mabrur,” ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji Dan Umrah Dra Salmiah Rajebi melaporkan total jemaah haji reguler Kabupaten Tapin tahun ini mencapai 304 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 134 laki-laki dan 170 perempuan.
Menurut Salmiah, jemaah berasal dari 12 kecamatan di Tapin dengan jumlah terbanyak berasal dari Kecamatan Tapin Utara sebanyak 73 orang, disusul Candi Laras Utara 52 orang dan Binuang 42 orang.
Ia menjelaskan, data keberangkatan meliputi jemaah prioritas, penggabungan mahram, cadangan, prioritas lansia, pendamping lansia hingga mutasi masuk.
“Seluruh proses administrasi dan persiapan keberangkatan telah diselesaikan. Kami juga terus mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi fisik karena pelaksanaan ibadah haji memerlukan stamina yang baik,” katanya.
Dari total 304 jemaah, sebanyak 229 orang merupakan jemaah prioritas. Selain itu terdapat 39 jemaah penggabungan mahram, 23 jemaah cadangan, dua prioritas lansia, dua pendamping lansia, serta sembilan mutasi masuk.
Pelepasan jemaah berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga dan kerabat yang turut mengantar keberangkatan calon tamu Allah. (abd/KPO-4)















