DPRD Kalteng Pertanyakan Grand Desain Penggunaan Dana Covid-19 Rp739 Miliar

Palangka Raya, KP – DPRD Provinsi Kalteng pertanyakan arah dan sasaran penggunaan dana.penanganan covid 19 oleh eksekutif yang nilainya mencapai Rp 739 milyar.

Hal itu dikemukakan Anggota Komisi III Dra.Kuwu Seniwaty kepada awak media, Rabu (29/4). Dana sebesar 739 milyar itu tediri dari tahap pertama Rp 20 milyar diambil dari belanja tak terduga (BTT).

Kedua sebesar Rp 30 milyar digunakan mendahului sebelum dibahas bersama Dewan. Dan sebesar Rpn689 milyar, anggaran baru diajukan ke Dewan.

Sesuai kewenangan, Dewan “kami akan lakukan pengawasan, agar penggunaan, penyaluran, dan pemanfaatan tepat sasaran” ujar Kuwu.

Berita Lainnya
1 dari 276
Loading...

Kedua agar bantuan tidak tumpang tindih dengan bantuan pusat yang mencapai 8 jenis bantuan, khususnya dari Presiden.

Ketiga agar penyaluran bantuan dari provinsi bisa merata kepada warga yang terdampak, atau membutuhkan, terang politisi Gerindra itu.

Disisi lain diharapkan penggunaan yang diambil dari anggaran tahun 2020 itu perlunya transparansi melalui adanya grand desain, atau proposalnya. Sejauh ini mana grand desainnya, kita belum terima, atau datanya penerimanya, tambah Kuwu.

Diakui pihaknya melihat angka positif terus naik, dengan anggaran yang sangat besar itu, apakah nanti mampu menekan penularannya, paparnya.

Disebutkan kasus pandemi ini merupakan ekstra ordonary, itu sebabnya perlu sinergi antara dewan dan pemerintah. Dan perlu validasi data penerima bantuan, termasuk pekerja pers sangat mungkin menerima bantuan dalam bentuk apa, imbuhnya lagi. (drt/k-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya