Tangani Covid-19, Banjar Anggarkan Rp34,6 Miliar

79

Martapura, KP – Pemkab Banjar menyiapkan anggaran sebesar Rp34,646 miliar untuk penanganan virus corona (Covid-19).

Sekretaris Gugus Tugas, Sekda HM Hilman mengungkapkan, anggaran ini diambil dari dana insentif daerah yang dilakukan pergeseran guna insentif paramedis dan penanganan kesehatan lainnya sebesar Rp9 miliar, kemudian bantuan tidak terduga (BTT) Rp23 miliar dan bantuan sosial (bansos) yang tidak terduga Rp1,5 miliar.

“Anggaran ini tidak bersifat rutin, namun dinamis sesuai kondisi terkini dalam suasana tanggap darurat bencana non alam dampak covid-19,” katanya saat video conference, di Command Center, Martapura, Selasa (7/4).

Jadi tidak ada batasan dana, semuanya demi kesehatan dan pelayanan kepada masyarakat agar bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala. Untuk menciptakan kondisi nyaman dan aman bagi masyarakat, pasti dikeluarkan dananya.

Berita Lainnya
Loading...

”Teknisnya nanti, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) akan mentransfer ke BPBD yang meneruskan anggarannya pada SKPD yang memerlukan. Yang jelas dana tersebut dipakai mulai dari upaya preventif dan promotif, kuratif, tracing serta dampak sosial ekonomi,” katanya.

Menurut Hilman, kapan kondisi ini berakhir, pihaknya belum bisa memastikan. Saat ini upaya dilakukan dengan ”pertahanan dari bawah” lewat Desa Tangguh/tanggap Covid-19, apalagi Kabuaten Banjar sudah masuk zona merah, karena ada warganya yang positif.

Untuk jumlah tenaga kesehatan dan petugas penunjang lainnya yang diberikan insentif, Kadinkes Dr Diauddin menambahkan, jumlahnya sangat banyak, rumah sakit dan Dinas Kesehatan, termasuk puskesmas, masing-masing jumlahnya lebih dari seribu orang.

”Ini termasuk tenaga di lab, radiologi, laundry dan lainnya,” tandasnya.

Sementara berdasarkan data hingga Selasa (7/4), di Kabupaten Banjar ada 109 orang dalam pemantauan (ODP) dan 72 yang sudah selesai dipantau. Yang terkonfirmasi positif tiga orang, kemudian ada dua orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) serta 47 orang kontak resiko tinggi. (wan/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya