PSBB, Jalan-Jalan Tikus Kemungkinan Ditutup

Martapura, KP – Bagi masyarakat yang ingin melanggar PSBB dengan memanfaatkan “jalan-jalan tikus” alias jalan tembus untuk menghindari hambatan, nampaknya harus berfikir dua kali.

Ketua Satuan Tugas Pengamanan PSBB Kabupaten Banjar, Dandim 1006 Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto menegaskan, pada pelaksanaan PSBB Sabtu (16/5) besok, untuk “jalan-jalan tikus”, sudah diantisipasi dengan pengamanan dari gugus tugas kecamatan hingga RT, RW.

“Kalaupun tidak memungkinkan, akan dilakukan penutupan,” katanya, kemarin.

Sedang pengamanan pos perbatasan, sambungnya, ada 12 titik, tiga diantaranya merupakan pos gabungan antara Polres Banjar dan Banjarbaru. Untuk penjagaan dilakukan 24 jam selama 14 hari pelaksanaan PSBB oleh 350 personil dari TNI, Polri, Dishub secara terpadu.

“Seluruh kendaraan yang melintas diberhentikan. Kendaraan bermotor, boleh berboncengan asalkan dengan keluarga inti, sedang mobil penumpangnya maksimal 50 persen dari tempat duduk,” tegasnya.

Bagi pekerja swasta, ASN dan lainnya yang masuk atau keluar dari Kabupaten Banjar, harus dibekali surat penugasan atau id card khusus.

Berita Lainnya

LPTQ Banjar Matangkan Kadernya 2 Bulan

Kasus Covid Menurun, Tapi Prokes Jangan Kendor

1 dari 359
Loading...

“Masyarakat yang akan melintas posko penjagaan, harus ada surat keterangan dari RT/RW, kelurahan atau kepala desa,” katanya.

SOP pengamanan sendiri, imbuh Dandim telah disusun dan sudah disampaikan kepada petugas di lapangan, sehingga saat pelaksanan bisa menerapkan dengan benar.

Pihaknya sendiri melakukan konsep satuan tugas pengamanan PSBB secara terpadu antara Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Tiga konsep tersebut, yaitu pengamanan perbatasan, kelancaran pemberian jaminan sosial dan pengamanan kelancaran pelaksanaan PSBB di dalam kota.

Pengamanan jaring sosial, sudah dilaksanakan penyampaian ke masyarakat. Melibatkan kecamatan, desa, kelurahan dengan bersinergi dengan koramil dan polsek.

“Konsepnya, petugas pengamanan nanti tidak ada yang tumpang tindih. Jadi punya tugas masing-masing,” jelasnya.

Untuk pengaman ketentraman dan ketertiban masyarakat, jadi kewenangan Satpol PP, sedang unsur lain sifatnya hanya memback up. (wan/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya