Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Laut

Tala Bootcamp 2026 Langkah Cetak Pemimpin Nasional

×

Tala Bootcamp 2026 Langkah Cetak Pemimpin Nasional

Sebarkan artikel ini
Hal 2 Tala 3 klm 7
SEKDA TALA - Ismail Fahmi dan Kepala Dispora Tala Rudi Imtihansyah berfoto bersama narasumber dan peserta usai pembukaan Tala Bootcamp 2026. (KP/Ist)

PELAIHARI, KP – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) resmi membuka program pembinaan kepemudaan “Tala Bootcamp 2026” di Aula Hutan Jati, Komplek Perkantoran Pemkab Tala, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan intensif selama empat hari (9–12 Juli) ini diikuti 35 pelajar SMA dan pemuda daerah dengan tema “Membangun Indonesia dari Daerah: Gen Z Tanah Laut Menjadi Generasi Berdaya”.

Kalimantan Post

Langkah ini menjadi investasi jangka panjang daerah untuk mencetak kader pemimpin nasional yang berdaya saing global dari Bumi Tuntung Pandang

Membacakan sambutan tertulis Bupati Tala, Sekda Ismail Fahmi menegaskan program ini dibekali filosofi TALA (Tempaan, Aksi, Loyalitas, dan Adaptasi) untuk mengasah kompetensi kepemimpinan, public speaking, hingga design thinking.

“Tala Bootcamp bukan sekadar pelatihan, melainkan sebuah ekosistem pembinaan kepemudaan yang dirancang untuk melahirkan generasi muda Tala yang berkarakter, berintegritas, inovatif, serta siap menjadi penggerak pembangunan daerah,” ujar Ismail Fahmi.

Sementara itu, Kepala Dispora Tala, Rudi Imtihansyah, menjelaskan pembinaan ini bertujuan menjawab tantangan zaman demi menyongsong Indonesia Emas.

“Indonesia Emas menghadapi situasi kondisi keadaan yang terus berubah, berubah, berubah. Karena itu, kita hari ini berkumpul untuk menjawab segala tantangan dan Pak Sekda sendiri sudah menyusun bersama Pak Bupati bahwa Tanah Laut di 2025-2045 adalah menyiapkan pemimpin-pemimpin nasional,” terangnya.

Rudi menambahkan, pelatihan dikemas lewat metode outdoor di Base Camp Wira Yudha Pelaihari untuk melatih kemandirian dan fokus kreatif peserta berusia 16–30 tahun.

Tak hanya berkemah, peserta ditantang terjun langsung mengamati kondisi pasar tradisional, merumuskan solusi inovatif, lalu menyalurkannya sebagai aspirasi di Gedung DPRD Tala.

“Fungsi pemuda itu ada tiga. Yang pertama adalah mereka memiliki kekuatan moral, yang kedua mereka memiliki kekuatan kontrol sosial, dan yang ketiga mereka menjadi agen perubahan,” tambahan Rudi.

Baca Juga :  Realisasi PAD Semester I Tembus 52 Persen

Pasca-kegiatan, Dispora berkomitmen memetakan potensi alumni, baik ke arah politik maupun wirausaha, agar tetap terpantau dan didampingi.

Keberlanjutan program ini juga diperkuat lewat penyusunan draf Rencana Aksi Daerah (RAD) pemberdayaan pemuda 2026 yang mengintegrasikan kegiatan kepemudaan secara menyeluruh dengan 18 SKPD di lingkungan Pemkab Tala. (rzk/K-6)

Iklan
Iklan