Atlet FORMI B.masin diminta Tetap Latihan namun mematuhi Protocol kesehatan pemerintah

Sambil menunggu protocol Kemenpora tentang new normal, FORMI Banjarmasin mengharapkan atlet-atletnya tetap berlatih dengan mematuhi aturan

Banjarmasin, KP – FORMI (Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) Kota Banjarmasin yang menaungi puluhan cabor dari tiga kategori, yakni ekstrim petualangan tantangan, tradisonal dan kebugaran kesehatan, menegaskan kepada semua cabor untuk tidak memberhentikan total kegiatan latihan.

Sambil menunggu protokol olahraga resmi dari Kemenpora mengenai new normal,

Formi Banjarmasin menghimbau cabang olahraga (Cabor) untuk tetap latihan.

Hal tersebut dilakukan untuk terus menjaga kebugaran atlet selama masa pandemi beberapa bulan terakhir, terlebih selama PSBB para atlet tentu banyak mengurangi intensitas latihannya.

Berita Lainnya

Gubernur Paman Birin berikan
Bantuan untuk 15 KUPP

Club Talent Banua syukuran

1 dari 225
Loading...

“Kita menghimbau kepada semua cabor untuk tidak memberhentikan total latihan. Kebugaran atlet tetap harus terjaga meski dengan kondisi seperti ini, terlebih pembatasan sosial ketat yang diberlakukan pemerintah membuat intesitas latihan berkurang,” kata Sekretaris Formi Banjarmasin, Yenny Frida Luntungan kepada ‘’Kalimantan Post’’ Jumat (5/6/3030) kemarin.

Sambil menunggu diterbitkannya protokol olahraga resmi dari pusat, cabor diharapkan bisa menjaga standar kesehatan saat berlatih, kata Yenny, instruktur Senam dan Yoga ini.

“Cabor wajib memperhatikan kesehatan mereka saat berlatih, dan harus mengikuti anjuran pemerintah dengan memakai masker sebelum berlatih, dan menjaga kebersihan tangan dengan handsinitizer atau cuci tangan. Dengan demikian atlet bisa tetap menjalankan rutinitasnya meski situasi covid 19 belum mereda,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui sejauh ini Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali tengah mempersiapkan protokol olahraga yang akan diterapkan pada era new normal atau kenormalan baru di Indonesia.

Penyusunan protokol olahraga ini dilakukan agar kegiatan di dunia olahraga, seperti latihan hingga kompetisi bisa kembali digelar.

Dalam menyusun protokol olahraga di era new normal, pihak Kemenpora mengadakan diskusi bersama dengan para stakeholder dibidang olahraga. Diskusi dilakukan secara virtual dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), serta Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI). (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya