KPU Minta Alat Pelindung Diri bagi Petugas dan Pemilih

BANJARMASIN, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel meminta tambahan anggaran penyelenggaran Pilkada, termasuk alat pelindung diri (APD) bagi petugas penyelenggara di tengah pandemi Covid-19.


“Kita harapkan bantuan APD ini berupa barang, bukan berupa tambahan anggaran,” kata Ketua KPU Kalsel, Sarmuji kepada wartawan, di sela rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPRD Kalsel, Selasa (9/6/2020), di Banjarmasin.

Berita Lainnya
1 dari 117
Loading...


Menurut Sarmuji, tambahan anggaran yang diminta hanya untuk menyesuaikan kenaikan honor tenaga adhock sesuai PMK 2019, pemungutan suara ulang dan santuan bagi petugas yang meninggal saat bertugas.


“Jadi tambahan anggaran hanya sekitar Rp5,5 miliar, dan KPU sudah melakukan rasionalisasi anggaran selama pandemi Covid-19,” tambahnya, pada rapat yang juga dihadiri komisioner Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhani.


Diakui, KPU hanya meminta bantuan APD dalam bentuk barang yang akan disiapkan Pemprov Kalsel melalui gugus tugas atau Dinas Kesehatan, karena kesulitan melakukan pengadaan barang.


“Kita hanya minta APD berupa masker bagi petugas maupun pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara,” ujar Sarmuji. (lyn/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya