PDIP Siapkan Aplikasi Perhitungan Suara

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kalsel menyiapkan aplikasi, untuk mengawal perhitungan suara pada Pilkada mendatang.

BANJARMASIN, KP – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kalsel menyiapkan aplikasi, untuk mengawal perhitungan suara pada Pilkada mendatang.


“Tim teknologi dan informasi PDI Perjuangan sedang menyiapkan aplikasi perhitungan suara,” kata Sekretaris PDI Perjuangan Kalsel, M Syaripuddin kepada wartawan, kemarin, di Banjarmasin.


Menurut Syaripuddin, aplikasi perhitungan suara ini akan dipergunakan oleh saksi-saksi partai yang berada di setiap tempat pemungutan suara (TPS).


“Jadi tim sedang mmebuat aplikasi perhitungan suara, untuk mengamankan perolehan suara calon yang diusung partai,” jelas Bang Dhin, panggilan akrab M Syaripuddin.


Sedangkan caranya, menurut Bang Dhin, masih belum bisa menjelaskan secara detail, karena aplikasi ini masih dalam tahap proses penyelesaian dan tim IT sedang bekerja untuk menyelesaikan.

Berita Lainnya
1 dari 116
Loading...


“Kita harapkan aplikasi ini bisa rampung sebelum pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang,” ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel.


Bang Dhin menjelaskan, dengan aplikasi tersebut, para saksi dapat dengan cepat melaporkan hasil perhitungan di TPS tempatnya bertugas secara berjenjang.


“Tak butuh waktu lama, sudah dapat diketahui hasil perhitungan,” tegas Bang Dhin.


Lebih lanjut diungkapkan, pada era internet ini, PDIP berupaya untuk membuat terobosan dengan membangun sebuah aplikasi untuk perhitungan cepat suara. Dukungan sistem seperti ini sangat dibutuhkan, tidak hanya mampu menghitung cepat tapi juga meminimalisir kemungkinan kecurangan.


“Diperkirakan Desember sudah selesai,” ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel VI, meliputi Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.


Bahkan, politikus muda ini mengungkapkan sudah melakukan rapat koordinasi di 13 kabupaten/kota untuk menyiapkan struktur saksi, yang jumlahnya saksi yang akan direkrut masih melihat jumlah TPS dari KPU Kalsel.


Contohnya di Banjarmasin, jumlah TPS sebanyak 1.199 tersebar di lima kecamatan. Ribuan saksi tersebut akan dipimpin masing-masing koordinator. Koordinator inilah yang akan menyeleksi para saksi. Mereka bisa dari masyarakat umum maupun kader PDIP sendiri.


“Sebelum diturunkan ke lapangan, para saksi akan di latih termasuk dilatih menggunakan aplikasi,” ujar Bang Dhin. (lyn/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya