Upaya Cegah Sebaran Covid-19 BDR Diperpanjang

Tanjung, KP – Melihat  perkembangan sebaran Coronvirus Disease 2019 (Covid-19) yang belum menunjukan membaik, maka Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali memperpanjang belajar di rumah (BDR) untuk proses belajar mengajar di wilayahnya.

Penetapan perpanjangan belajar di rumah ini disampaikan dalam surat edaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabalong No: B-115/DIK/UM-KEPEG/800/05/2020.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Drs H Akhmad Rizali Noor M.Si, bahwa proses belajar mengajar di rumah di perpanjang hingga 26 Juni 2020. “Rencana memang diharapkan pada awal Juni pandemi berakhir dan tanggal 2 Juni masuk sekolah, ternyata pandemi belum selesai maka kami mengambil kebijakan membuat edaran baru untuk memperpanjang belajar dirumah,” ujarnya belum lama tadi di Tanjung.

Berita Lainnya
1 dari 170
Loading...

“Karena domain kami adalah sekolah negeri maka Surat Edaeran ini ditunjukan kepada mereka, untuk di luar itu pihak lain yang mengaturnya. Selain itu beberapa orang tua juga masih enggan untuk membolehkan anaknya turun sekolah karena keadaan masih belum memungkinkan,” ungkap Rizali yang juga menjelaskan bahwa keputusan itu sudah dikonsultasikan kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tabalong dan stekholder serta orang tua murid.

Kadisdik Kabupaten Tabalong ini berharap dengan perpanjangan proses belajar mengajar di rumah, anak-anak tetap bisa displin mengikuti proses tersebut. “Saya mendapatkan laporan dari  beberapa kepala sekolah bahwa selain melaksanakan belajar lewat daring mereka juga melaksanakan belajar secara manual. Kalau ada jaringan internat mereka lewat Whatsapp, untuk yang mereka yang tidak ada jaringan internet seperti daerah-daerah terpencil itu mereka usahakan manual atau tertulis. Jadi proses belajar mengajar masih bisa berjalan dan kita tidak bisa memaksakan harus daring semua,” ujarnya

Diketahui, dalam surat edaran tertanggal 29 Mei 2020 itu mengatur tentang pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah, terkait pandemi virus Covid-19, diantaranya menyatakan proses belajar di rumah semula dari 21-23 April 2020, dilanjutlan libur Ramadhan serta Idul Fitri dari 24 April 2020 sampai 30 Mei 2020 dan masuk 2 Juni 2020 diperpanjang kembali sampai 26 Juni 2020.

Dalam Surat Edaran tersebut juga mengatur kegiatan sekolah yang bersifat mengumpulkan orang banyak atau kerumunan, misalnya perpisahan dan kegiatan lainnya agar ditiadakan. Kemudian pelaksanaan pengumuman kelulusan siswa pun dihimbau dapat dilakukan melalui surat atau Whatsapp kepada orang tua.

“Sekali lagi Kami tekankan bahwa ini bukan libur, tapi belajar di rumah, jika ditemukan ada anak bermain di luar rumah, itu menjadi tanggungjawab orang tua, kita minta pengawasan dari wali kelas, guru sekolah, dan kami himbau, agar jangan ada anak perserta didik itu tidak berkeliaran, sore atau malam atau melakukan kumpul-kumpul dengan kawan-kawannya,” demikian pungkas Kadisdik Tabalong Rizali Noor. (ros/K-6)    

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya