Berkas Dugaan Korupsi Dana Koni Banjarmasin P21

Banjarmasin, KP – Berkas dugaan korupsi dana hibah di Koni Banjarmasin kini sudah berada di tangan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel dan dinyatakan P21 alias lengkap.

Hal ini dibenarkan Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kalsel Dwianto Priharto SH MH ketika dikonfirmasi awak media, di kantornya, Senin (24/8/2020).

Berkas yang disampaikan pihak Krimsus Polda Kalsel sebagai penyidik kini menunggu untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

Seperti diketahui dalam perkara dugaan korupsi dana hibah dari Pemerintah Kota Banjarmasin untuk keperluan pembiayaan Porprov Kalsel di Tanjung tahun 2017, terdapat dua tersangka, salah satu yang kini berkasnya P21 yakni tersangka Widharta selaku Sekretaris KONI Banjarmasin, Sedangkan tersangka kedua mantan Ketua Umum KONI Banjarmasin JM masih tahap P19.

Berita Lainnya
1 dari 882
Loading...

“Memang betul dalam dugaan koruosi dana hibah KONI Banjarmasin ini terdapat dua tersangka, salah satu JM yang masih P19,” ujar Dwianto didampingi Kasi Penuntutan Hadi.

Hadi juga mengatakan, bahwa dari berkas tersangka atas nama Widharta, pihaknya ada menyita dua dus dokumen.

“Kita tinggal koordinasi dengan penyidik untuk melakukan tahap II, dan tersangka juga ada mengembalikan uang sebesar Rp50 Juta,”jelas Hadi.

Perkara dugaan korupsi dana hibah dari Pemko Banjarmasin untuk keperluan persiapan dan pengiriman kontingen ke Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2017 di Tanjung dengan pagu di kisaran Rp14 miliar, sedangkan kerugian negara berdasarkan perhitungan pihak terkait sekitar Rp3 miliar. (hid/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya