Dispora tidak menggelar Lomba dayung perahu naga

PODSI Kalsel menyayangkan tidak digelarnya Lomba Dayung Perahu Naga, pada peringatan HUT RI ke 75 dan Harjad Prov Kalsel ke 70 tahun 2020

Banjarmasin, KP – Tradisi memeriahkan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, dan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar setiap tahun pada 17 Agustus, tahun ini terasa berkurang ketidakhadirannya lomba dayung perahu naga di sungai Martapura.

Padahal kegiatn ini sudah rutin digelar seja tahun 1924 dan selalu menjadi perhatian warga sebagai sarana hiburan di hari proklamasi yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia tersebut.

Doni Wiryawan

Sekretaris Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Selatan, Donny Wirawan Achdiat pun mengaku kaget dengan tidak adanya event lomba dayung perahu naga tahun ini.

“Biasanya kita diminta untuk melakukan persiapan namun saat ini belum dan kemungkinan besar ditiadakan,” kata Donny.

Padahal ujar pelatih PON dayung Kalsel ini, lomba dayung perahu naga yang digelar di Sungai Martapura depan Siring Menara Pandang, selalu menarik animo masyarakat untuk datang menyaksikan.

Berita Lainnya

PABBSI akan dibubarkan

1 dari 222
Loading...

Donny mengakui salah satu alasan mungkin karena pandemi covid 19 sehingga dikhawatirkan masyarakat yang datang untuk menonton, tidak bisa mematuhi protocol kesehatan, seperti mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan menjaga jarak minimal 1 sampai 1,5 meter.

“Namun jika digelar dan ada himbauan agar tetap mematuhi protokol kesehatan Saya yakin masyarakat akan mengerti,” sebut dia.

Lomba perahu naga kata Donny merupakan agenda rutin tahunan sejak 1924 lalu. ajang ini juga menjadi unjuk prestasi bagi pedayung pedayung di daerah, karena semua daerah yang memiliki pedayung andalan pasti akan ikut serta, ujar Donny.

“event ini sebenarnya sangat bergengsi bagi para pedayung untuk menunjukkan kan kemampuannya setelah rutin latihan,” lanjut dia.

Kadispora Kalsel Hermansyah mengatakan pandemi covid 19 saat ini pihaknya memilah event yang perlombaan dalam rangka hari jadi proklamasi.

“Kita juga harus konsultasi dengan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, lomba apa saja yang dibolehkan agar bisa mematuhi protokol kesehatan,” sebut dia.

Belum lagi soal anggaran yang saat ini banyak tersedot untuk penanganan cofid-19 sehingga event yang digelar menyesuaikan dengan anggaran yang ada, kata Hermansyah yang didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora HM Nasir dan Kabag Pembudayaan Budiono, disela acara Gerak Jalan 17km-8 km dan 45 km di Ssiring Nol Km, pada Sabtu dan Minggu. (nets/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya