Kesehatan Ibnu Sempat Jadi Taruhan Keluarga dan Balaikota

Ibnu menjalani swab pertama pada Selasa 28 Juli di rumah dinasnya Jalan Dharma. Kemudian yang kedua pada 3 Agustus di RSUD Sultan Suriansyah

BANJARMASIN, KP – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina secara resmi dinyatakan terbebas dari CoVID-19. Ini diketahui setelah hasil swab yang dilakukan sebanyak dua kali dinyatakan negatif.

“Dari hasil swab pertama dan kedua Alhamdulillah kami dinyatakan sehat dan negatif,” ujar Ibnu saat konferensi pers di balai kota, Selasa (04/08/2020).

Ibnu menjalani swab pertama pada Selasa 28 Juli di rumah dinasnya Jalan Dharma. Kemudian yang kedua pada 3 Agustus di RSUD Sultan Suriansyah.

“Saya diswab pertama sehari setelah Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani terkonfirmasi positif. Dan yang kedua kemarin (3 Agustus),” bebernya.

Kondisi kesehatan Ibnu memang sempat menjadi taruhan. Tak hanya bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya,  tapi juga balaikota.

Pasalnya, Ibnu sempat memiliki riwayat kontak erat dengan Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, yang telah dinyatakan terkonfirmasi positif CoVID-19.

Ibnu dan Nadjmi sempat berjam-jam duduk satu meja, saat menghadiri agenda kedatangan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian di Gedung Mahligai Pancasila pada 18 Juli lalu.

Berita Lainnya
1 dari 1.440
Loading...

Kendati demikian, Dinas Kesehatan Banjarmasin tak merekomendasikan agar Ibnu menjalani swab. Alasannya, karena Ibnu tak memiliki gejala yang mengarah tertular CoVID-19. Kemudian masa inkubasi juga sudah lewat.

Rupanya alasan ini tak membuat Ibnu merasa tenang. Hingga akhirnya Ibnu meminta untuk menjalani pemeriksaan swab atas dasar keinginan sendiri.

“Swab atas permintaan saya sendiri. Karena kalau rekomendasi Dinkes kan sudah lewat sembilan hari. Daripada hal yang lebih buruk terjadi jadi saya berinisiatif lebih baik diswab saja,” ujarnya.

Permintaan Ibnu untuk menjalani pemeriksaan swab bukan tanpa alasan. Dia tentunya ingin memastikan bahwa kondisinya memang benar-benar bebas dari CoVID-19. 

Terlebih, kemungkinan terburuk yang bisa mengancam  kesehatan keluarga dan orang terdekatnya, serta pegawai di balai kota juga menjadi prioritas.

“Pertaruhannya saya sebenarnya, kalau saya positif otomatis keluarga semua harus di isolasi, termasuk tim pendamping, bahkan Pemko harus segera disterilisasi,” ucapnya.

Selain itu, Ibnu menyatakan bahwa orang dekatnya seperti ajudan hingga keluarga tak dilakukan tes swab. Ia menegaskan, yang menjalankan tes swab hanyalah dirinya sendiri.

“Karena mereka juga tidak langsung kan kontaknya. Kontaknya itu kan ke saya sebetulnya. Kalau misalkan itu sudah selesai, ya mereka berarti aman,” tuturnya.

Atas hasil itu, Ibnu menyatakan akan terus meningkatkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak aman, sesuai arahan yang diberikan tim medis Kota Banjarmasin. (sah/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya