Masa Sosialisasi Perwali Protokol Kesehatan Diperpanjang

Banjarmasin, KP – Pemko Banjarmasin memperpanjang masa sosialisasi Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 60 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pada Masa Pandemi CoVID-19.

Jika sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi menyatakan masa sosialisasi dilakukan selama tiga hari sejak diterbitkannya Perwali itu pada 10 Agustus lalu. 

Maka kali ini Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyatakan bahwa sosialisasi dilaksanakan selama 14 hari. Dan akan mulai diterapkan pada 21 Agustus mendatang.

Dengan adanya masa sosialisasi dalam dua pekan tersebut, maka tak ada alasan lagi warga kota yang mengaku tak mengetahui terkait adanya aturan dan sanksi dalam penerapan protokol kesehatan CoVID-19.

Berita Lainnya
1 dari 1.383
Loading...

“Ini untuk memastikan masyarakat memahami soal Perwali ini. Serta sanksi apa saja yang akan diberikan jika melanggar,” jelas Ibnu, Selasa (12/08/2020).

Meski demikian, Ibnu menekankan bahwa penerapan denda berupa pembayaran uang sebesar Rp100 ribu. Itu adalah langkah terakhir. Pihaknya tetap menekankan upaya persuasif terlebih dahulu. Misalnya teguran dan lain sebagainya.

“Pengawasannya sendiri bakal dilakukan bersama-sama melalui Pemko, TNI dan Polri. Dan sebelumnya, tepat pada 14 Agustus, nanti akan ada apel bersama. Untuk melaunching Perwali tersebut,” jelasnya.

Di sisi lain, dalam Perwali, juga diatur terkait dengan penyelenggaraan jenazah. Di Pasal 13, misalnya disebutkan bahwa jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19, dapat dilaksanakan dengan norma-norma agama dan budaya.

“Jadi diperkenankan untuk disalatkan. Namun dengan catatan memperhatikan protokol Covid-19,” tuntasnya. (sah/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya