Tiap Hari Kekurangan Persediaan Darah UDD PMI Kirim Pesan Berantai Lewat WA

Banjarmasin, KP – Penyebaran pandemi virus corona (Covid-19) yang kini masih mengancam, tak pelak cukup berdampak pada Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Banjarmasin karena hampir tiap hari mengalami kekurangan stok darah.

“Padahal saat ini terjadi tren kenaikan permintaan pasokan darah, sehingga kita cukup kewalahan memenuhi permintaan dari sejumlah rumah sakit,” kata Kepala UDD PMI Kota Banjarmasin , dr Aulia Ramadhan Supit.

Dihubungi (KP), Rabu (5/8/2020) kemarin, ia mengatakan, guna mengatasi masalah ini UDD PMI melakukan terobosan membuat pengumuman lewat pesan berantai di media sosial seperti WhatsApp.

Tujuannya ujarnya untuk menggerakkan masyarakat agar tergerak dan sesegera mendonorkan darahnya melalui UDD PMI Kota Banjarmasin di Jalan S Parman, tepatnya seberang markas Polda Kalsel.

Sebagaimana pesan tiap hari dalam beberapa pekan terakhir yang biasa diterima (KP) Rabu 5/8/2020) kemarin.

Yuk donor lagi.. Banyak saudara kita di rumah sakit yang ada di kota banjarmasin, masih membutuhkan darah golongan “A” sebanyak 45 kantong golongan “B” 45 kantong, untuk hari ini tgl 5 Agustus 2020. Mohon bantuannya segera.. Stok kami kosong .. Langsung datang saja ke UDD PMI KOTA BANJARMASIN.. JL. S. parman seberang polda.. Mohon banar segera.. Makasih Ttd Kepala UDD PMI Kota Banjarmasin, dr. Rama Supit

Berita Lainnya
1 dari 1.439
Loading...

dr Aulia Ramadhan Supit atau biasa disapa dr Rama Supit mengatakan, pesan melalui WA seperti itu kemudian disebarkan oleh seluruh karyawan ke teman-teman, wartawan dan diharapkan selanjutnya diteruskan secara berantai.

“Hampir setiap hari pesan ini kita buat, kita bagikan (share),” ujarnya.

Ia mengatakan , usai pesan atau pengumuman itu disebarkan ternyata cukup efektif menggerakkan warga untuk mendonorkan darah ke UDD PMI.

Meski ungkapnya, masih dibawah target diharapkan karena UDD PMI minimal memerlukan persediaan darah setiap harinya 100 lebih kantong darah dari berbagai golongan.

Kebutuhan darah, menurut Aulia Ramadhan wajib tersedia karena sangat dibutuhkan selain untuk operasi-operasi, persalinan saat melahirkan juga untuk pasien penyakit lainnya seperti talasemia dan penyakit lainnya yang membutuhkan transfusi darah.

“Mendonorkan darah tetap aman, meski di tengah pandemi virus corona saat ini,” ujarnya. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya