Pemko dan Masyarakat Harus Sinergi Ciptakan K4

Banjarmasin, KP – Kebersihan, Keindahan, Ketertiban dan Kesehatan (K4) lingkungan merupakan bagian penting dalam mewujudkan Banjarmasin menjadi kota yang bersih wan nyaman (Baiman).

“Karenanya dalam mewujudnya, Pemko Banjarmasin bersama masyarakat harus saling bersenergi dan sama-sama bertanggungjawab penuh untuk melaksanakan dan menciptakan Kebersihan, Keindahan,Ketertiban dan Kesehatan Lingkungan tersebut,” kata anggota komisi III DPRD, Zainal Hakim.

Kepada KP Selasa (15/0/2020) ia mengemukakan, dasar hukum untuk melaksanakan kewajiban itu sudah dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor : 20 tahun 2013 tentang Kebersihan, Keindahan, Ketertiban dan Kesehatan Lingkungan (K4).

Perangkat hukum ini atas usul inisiatif dewan ini lanjut Zainal Hakim, sebagai revisi terhadap Perda Nomor : 9 tahun 2008 karena dinilai sudah tidak sesuai lagi dengan situasi dan kondisi saat ini.

Dijelaskan, dalam melaksanakan tanggung jawab tersebut Pemko juga memiliki kawajiban untuk mengadakan pengawasan dan bimbingan serta pembinaan terhadap pelaksanaan K4 kepada masyarakat.

“Sebaliknya masyarakat juga berperan untuk ikut dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan K4,”ujar anggota dewan dari F-PKB ini.

Berita Lainnya
1 dari 1.418
Loading...

Dikemukakan yang dimaksud kebersihan lingkungan meliputi kebersihan rumah dan atau bangunan lainnya serta lingkungan sekitar, fasilitas umum dan fasilitas sosial serta kendaraan yang dimiliki. Dalam artian setiap pemilik atau penghuni bangunan diwajibkan membersihkan lingkungannya termasuk pekarangan, saluran atau selokan.

Sedangkan keindahan meliputi, memelihara bangunan, pekarangan dan atau halaman serta lingkungan dalam keadaan baik, rapid an bersih. Kemudian menanam tanaman hias dan tanaman bermanfaat di halaman atau perkarangan rumah.

Menyinggung soal ketertiban, Zainal Hakim menjelaskan, meliputi tertib jalan, jalur hijau, dan fasilitas umum, tertib lingkungan , tertib sungai dan sauran air (drainase) serta tertib tuna sosial dan anak jalanan.

Sementara kesehatan lingkungan adalah meliputi air, tanah dan udara harus bebas dari pencemaran. “Dalam melaksanakan kewajiban ini Pemko Banjarmasin harus melakukan pengararahan, pembinaan, monitoring dan evaluasi terhadap kondisi lingkungan di masyarakat,” tandasnya.

Lebih jauh dijelaskan, guna menjaga kesehatan lingkungan setiap orang atau badan dilarang membuang sampah sebarangan, buang air besar di sebarang tempat, dan dilarang memelihara hewan yang mempunyai penyakit dan dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Dikatakan pelanggaran Perda ini, maka akan dikenai sanksi mulai dari sanksi adminitrasi hingga pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya