Bawa Miras dan Flare, Dua Penyusup Aksi Diciduk Polisi

Banjarmasin, KP – Aparat Kepolisian berhasil menciduk dua orang pemuda yang diduga penyusup dalam aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak telah disahkannya Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kalsel, Kamis (15/10) sore.

Dua pemuda tersebut diamankan polisi saat berada di tengah kerumunan mahasiswa yang sedang berkumpul di lapangan Taman Kamboja, Banjarmasin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kalimantan Post di lapangan, kedua orang tersebut kepergok petugas membawa miras dan petasan jenis flare.

Berita Lainnya
1 dari 2.556

Alhasil, mereka harus diboyong ke Mapolda Kalsel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hal itu dibenarkan oleh Dir Binmas Polda Kalsel, Kombes Pol Widiatmoko yang saat itu memimpin proses pengamanan di titik berkumpulnya mahasiswa.

“Iya benar tadi diamankan dua orang pemuda yang diduga akan menyusup di tengah aksi mahasiswa,” ungkapnya pada Kalimantan Post.

Ia membeberkan, bahwa kedua pemuda tersebut diamankan ketika berada di tengah perkumpulan mahasiswa. “Dia masuk ke dalam barisan mahasiswa, ketika petugas kita melihat, langsung diamankan,” tukasnya.

Ia menjelaskan, diamankannya dua orang tersebut adalah sebagai bentuk pengamanan aksi. “Ditakutkannya jika dalam pengaruh miras akan membuat suasana di lokasi aksi menjadi gaduh,” pungkasnya.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya